Pencairan Hibah Pemkot Ambon 2025 Selektif, Berbasis Proposal-Prioritas
Marsia Kesra

AMBON,Nunusaku.id,- Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memacu efektivitas penyaluran dana hibah dan insentif keagamaan sebagai instrumen pendukung agenda pembangunan daerah. Upaya ini dinilai strategis dalam memperkuat peran sosial dan keagamaan ditengah masyarakat.

Kepala Bagian Kesra Kota Ambon, Marsia Mulan menjelaskan, setiap alokasi hibah diarahkan secara selektif untuk menopang program prioritas Pemkot Ambon sekaligus memperluas dampak sosial bagi warga.
“Mekanisme hibah yang dikelola Kesra sepenuhnya berbasis proposal dari lembaga keagamaan, organisasi kepemudaan, LSM, maupun organisasi kemasyarakatan. Setiap proposal wajib memuat kegiatan yang miliki manfaat nyata dan sejalan dengan kebijakan pembangunan Pemkot,” tandasnya, Rabu (17/12).

Seluruh penerima hibah diwajibkan menyampaikan laporan pertanggungjawaban sesuai Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Kesra melakukan verifikasi menyeluruh terhadap setiap laporan, termasuk pemeriksaan dokumen dan bukti kegiatan.

“Persyaratan administrasi meliputi SK lembaga, rekomendasi keagamaan, legalitas OKP atau LSM di Kemenkumham dan Kesbangpol, serta kelengkapan pendukung lainnya. Kesra juga aktif menindaklanjuti lembaga yang belum menyelesaikan laporan,” ungkap Marsia.

Selain hibah kegiatan, Kesra juga akuinya, menyalurkan bantuan operasional rutin kepada lembaga-lembaga keagamaan seperti Pesparawi, Pesparani, LASQI, LPTQ/LPTQI, hingga Baznas Kota Ambon guna menjamin keberlanjutan pelayanan keagamaan.

Khusus tahun anggaran 2025, Pemkot Ambon telah merealisasikan pemberian insentif sebesar Rp 150.000 per bulan bagi tuagama serta penjaga masjid, gereja, wihara, dan pura.

“Penyaluran insentif dilakukan melalui prosedur administrasi ketat dengan rekomendasi resmi dari lembaga keagamaan terkait. Kebijakan ini sebagai bentuk penghargaan pemerintah terhadap peran pelayan keagamaan di tingkat akar rumput,” jelasnya.

Prioritas Program Tahun 2026

Menghadapi tahun anggaran 2026, Kesra Kota Ambon tetap memprioritaskan program sosial-keagamaan, antara lain penyaluran hewan qurban, pelayanan jamaah haji, Safari Ramadan, dan Safari Natal.

“Proposal hibah disarankan sudah diajukan sejak 2025 agar proses verifikasi dan perencanaan anggaran dapat berjalan lebih terukur dan tepat sasaran,” pinta Marsia.

Pihaknya pun mengimbau agar setiap kegiatan hibah benar-benar menyentuh masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.
“Ketepatan waktu pelaporan dinilai penting untuk mendukung evaluasi dan monitoring program,” demikian Marsia. (NS)
Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email