
AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon dan pihak TNI akan bekerjasama melakukan ujicoba makan bergizi gratis kepada siswa/i PAUD hingga SMP di Kota Ambon.
Kerjasama itu dalam rangka menindaklanjuti program pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk pemberian makanan bergizi gratis kepada anak-anak di Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Ambon, Edy Tasso katakan, ujicoba akan dilakukan langsung oleh TNI-AD. Pasalnya mereka telah mengambil data berapa banyak jumlah siswa/i di Kota Ambon.
“Rencana itu kan ujicoba tanggal 2 Desember 2024, dilaunch oleh bapak Presiden Indonesia. Tapi banyak juga belum itu, termasuk di Ambon,” kata Tasso via seluler, Kamis (5/12/24).
Untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sendiri akui Tasso, tidak diinisiasi. Sebab itu alokasi anggaran langsung dari pemerintah pusat (Pempus).
Apalagi belum ada petunjuk teknis (Juknis) dari Pempus dalam hal ini Kemendikdasmen terkait implementasi program itu.
“Secara nasional, kalau kita ikut perkembangan berita, program itu ditangani Badan Gizi Nasional. Jadi kita sesuaikan,” jelas Tasso.
Tapi untuk di Ambon, kalau melihat, karena TNI yang meminta data di Pemkot, maka langsung ditangani TNI. Karena dapur untuk memasak makanan bergizi gratis telah siap.
Untuk data umum akui Tasso, siswa PAUD ada di kisaran 7 ribu-10 ribu, SD di angka 32 ribu dan SMP sekitar 15 ribu.
“Angka pastinya belum tahu. Tapi dalam pembicaraan, jadi akan ujicoba dulu. Tidak sekaligus semua. Ujicoba lalu kemudian dievaluasi, apa dampak dan manfaatnya. Apakah cocok diberikan di pagi atau siang hari. Jadi dilihat korelasinya,” urainya.
Jika melihat relevansi, anak PAUD, TK dan SD lebih tepat diberikan di pagi hari. Karena siang mereka sudah pulang dan itu berdampak pada hasil capaian pembelajaran mereka.
“Beda dengan anak SMA misalnya, yang shift kedua. Mereka mungkin makan siang yang berdampak ke hasil capaian mereka di siang hari. Kemarin kan sempat diberikan itu, dalam rangka HUT perikanan, ada empat sekolah yang dibagikan makanan gratis kepada siswa,” pungkasnya.
Diketahui, pemerintah pusat telah menetapkan proyeksi anggaran untuk Makan Bergizi Gratis bagi anak dan ibu hamil mencapai Rp 71 triliun atau butuhkan sekitar Rp 800 miliar setiap harinya.
Dengan alokasi makanan Rp 10 ribu per porsi atau turun dari rencana awal Rp 15 ribu/porsi. (NS)






