
AMBON,Nunusaku.id,- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung rutin setiap minggu.
“Hari ini kami sediakan 1,5 ton beras, sayur, ikan, serta cabai. Khusus Cabai rawit, harganya tetap tinggi karena permintaan lokal di Ambon capai 20-25 ton per hari, sementara produksi lokal hanya mampu memenuhi sekitar 25% dari kebutuhan itu” jelas Pj. Sekretaris Kota Ambon, Robby Sapulette di sela peninjauan GPM di Pantai Mardika, Selasa (12/11/24).
GPM akuinya, bertujuan menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat mengatasi kenaikan harga kebutuhan pokok, sekaligus upaya konkret Pemkot Ambon dalam mengendalikan inflasi.
“Kegiatan ini untuk menjaga kestabilan harga atau dalam rangka pengendalian inflasi, sehingga daya beli masyarakat dari waktu ke waktu tidak terganggu oleh kenaikan harga yang memberatkan,” ujar Sapulette.
Menurutnya, GPM hadir sebagai intervensi pasar langsung bagi para pedagang guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap terjangkau.
Dikatakan Sapulette, Pemkot Ambon akan terus melakukan intervensi harga terhadap komoditas yang mengalami kenaikan signifikan, terutama cabai.
“Jika harga suatu komoditas di pasar sudah stabil, maka kami tidak akan lakukan intervensi. Tetapi, bila harganya naik, kami akan melakukan intervensi agar masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan pokoknya,” tambahnya.
Saat ini, GPM difokuskan di Pasar Mardika sebagai pasar sentral di Kota Ambon. Robby menyebutkan, Pasar Mardika dipilih karena sebagian besar masyarakat Ambon berbelanja di sini.
“Ke depannya, kami juga berencana melakukan intervensi di pasar-pasar lain, seperti Pasar Passo atau Wayame, namun untuk saat ini difokuskan di Pasar Mardika.”
Untuk diketahui, kegiatan ini mulai beroperasi tepat pukul 08.00 WIT setiap pelaksanaan, tanpa sistem kupon, sehingga masyarakat yang ingin berbelanja diminta datang tepat waktu.
“Jika stok habis karena tingginya antusias masyarakat, Dinas Perdagangan akan berkoordinasi dengan distributor untuk menambah stok sehingga seluruh masyarakat yang datang hari itu dapat terlayani,” pungkas Robby.
Program GPM ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang merasa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka di tengah fluktuasi harga.
“Pemkot Ambon berharap program ini mampu memberikan dampak positif dalam menjaga daya beli masyarakat dan mencegah kenaikan harga yang tidak terkendali,” pungkasnya. (NS-02)

