
AMBON,Nunusaku.id,- Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif, kembali bersilaturahmi dengan pimpinan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan (OKP) Cipayung Plus di provinsi Maluku.
Silaturahmi yang dilaksanakan di kediaman dinas Kapolda kawasan Tantui, Kota Ambon turut dihadiri Wakapolda Brigjen Pol Stephen Napiun, para pejabat utama Polda Maluku, Senin (11/3).
Kapolda mengaku, acara silaturahmi ini sengaja dihelat hanya sekadar untuk mengobati rasa rindu yang ingin kembali bersua dan bertukar pikiran dengan para generasi penerus bangsa di Maluku ini.
“Ini hanya bentuk kerinduan akan kebersamaan saya bersama rekan-rekan OKP sekalian. Saya ucapkan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan semua,” ungkap Kapolda.
Ia mengungkapkan, pada Pemilu 2024, Polri melaksanakan Operasi Mantap Brata (OMB). Operasi ini bertujuan untuk melakukan pengamanan Pemilu. Polda Maluku sendiri dalam operasi tersebut menggunakan sandi OMB Salawaku.
Operasi tersebut akan berakhir Oktober 2024. Dimana, pada tanggal 20 Oktober nanti Presiden dan Wakil Presiden terpilih akan dilantik.
“Secara umum, Polda Maluku bersama seluruh jajaran telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pengamanan Pemilu. Dimana, tahapan Pemilu di Maluku berjalan aman, damai dan lancar,” ujarnya.
Situasi keamanan yang terjadi tidak terlepas dari kerjasama berbagai pihak yakni TNI-POLRI, Pemerintah Daerah, termasuk OKP Cipayung Plus.
“Saya lihat OKP Cipayung banyak lakukan kegiatan-kegiatan positif baik itu colling system maupun kegiatan bersifat edukatif dengan memberikan informasi dan penjelasan ke masyarakat. Walau secara hak sipil rekan-rekan memiliki hak untuk memilih atau pilihan terhadap bakal calon legislatif dan sebagainya,” jelasnya.
Meski sempat terjadi gejolak yang mempengaruhi situasi Kamtibmas di beberapa daerah, namun hal itu berhasil diredam atas bantuan semua pihak terkait.
“Secara umum gejolak yang timbul akibat ketidakpuasan masyarakat seperti di Tual, dan Malra, namun semuanya dapat dikondisikan dan dapat diselesaikan,” jelasnya.
Pada tahun 2019 silam, lanjut Kapolda, Maluku merupakan provinsi terakhir yang mengirimkan hasil Pemilu ke KPU Pusat.
Belajar dari pengalaman itu, Kapolda mengaku telah mendorong Kapolres jajaran untuk bagaimana menyiapkan dengan sebaik-baiknya agar catatan pengalaman di tahun lalu tidak terulang lagi.
“Kami Polri khususnya Polda Maluku tidak dapat bekerja sendiri, namun perlu adanya kolaborasi bersama stekholder TNI, Pemerintah Daerah maupun rekan-rekan sekalian,” ungkapnya.
Kapolda mengaku selalu mendorong semua pihak agar memiliki keinginan besar untuk mengeluarkan Maluku dari stigma yang selama ini menurut orang luar tidak baik.
“Mari kita tunjukan kepada dunia luar bahwa Maluku ini wilayah yang welcome terhadap siapapun, wilayah yang aman damai dan tentram. Caranya apa? Kita menjaga Kamtibmas yang aman dan kondusif sehingga menghasilkan tali persaudaraan yang utuh,” harapnya.
Sejumlah daerah di Maluku hingga saat ini kerap terjadi konflik secara berulang. Untuk menyelesaikannya, butuh peran semua pihak, tidak hanya penegakkan hukum semata.
“Kalau teman-teman ikuti saya selau katakan, penyelesaian resolusi konflik ini bukan hanya dengan penegakan hukum. Ada peran-peran adat istiadat yang seharusnya dikedepankan,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Orang nomor 1 Polda Maluku ini mengajak OKP Cipayung Plus untuk bersama-sama TNI-POLRI dan Pemerintah Daerah dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Tahapan-tahapan Pemilu masih panjang kita jaga ketat jangan sampai adanya gangguan maupun gesekan dari luar untuk mengganggu keutuhan ketentraman Maluku ini,” pintanya.
Disisi lain, meski Pemilu belum berakhir, Polda Maluku juga saat ini tengah siapkan pelaksanaan Operasi Mantap Praja untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024.
“Polda Maluku juga saat ini menggelar Operasi Mantap Praja, yaitu Operasi Persiapan Pengamanan Pilkada 2024,” jelasnya.
Terkait pemaparan Kapolda, Ketua Kesatuan Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), David Waimesse sampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi.
Apresiasi juga atas kinerja sangat baik dari Polda Maluku bersama jajarannya. Ia menilai, banyak kegiatan positif yang telah digulirkan Polda Maluku untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Maluku.
“Kami KMHDI sampaikan terima kasih kepada bapak Kapolda dan jajaran yang sampai saat ini selalu membuka tangan untuk membantu mengakomodir dan menfasilitasi kami untuk berkarya dalam payung KMHDI,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI), Albertus Pormes, juga memberi penghargaan dan apresiasi kepada Polda Maluku.
Pormes mengaku secara umum pelaksanaan Pemilu 2024 telah berlangsung aman dan kondusif.
“Selain aman tetapi yang harus diperhitungkan yaitu integritas dan profesionalisme personel Polri dalam menjalanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pelindung pengayom dan pelayan masyarakat dalam mengamankan Pemilu itu luar biasa,” jelasnya.
Ia juga memberikan apresasi yang tinggi atas kinerja Kapolda Maluku dan jajaran yang dilakukan secara humanis dalam melayani masyarakat, namun tetap tegas dalam menindak pelanggar hukum.
“Saya kira ini merupakan suatu hal baik yang perlu kita apresiasi bersama. Saya berharap kinerja tersebut dapat berlanjut demi mewujudkan moto Polda Maluku “Maluku Aman Rakyat Sejahtera”,” pungkasnya. (NS)



