
AMBON,Nunusaku.id,- Munculnya kerangka misterius yang diduga untuk membangun lapak pedagang ditengah Badan Jalan Nasional, yang ada di kawasan Pasar Batumerah, Kecamatan Sirimau membuat resah warga kota Ambon.
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu sejumlah lapak pedagang dibongkar untuk kepentingan pembangunan proyek Pasar Apung Batu Merah (Hatukau Water Front City).
Pengembang yang adalah CV Alice To Madalle dengan pimpinannya Alham Valeo lantas membuat pagar menggunakan sen biru di badan jalan, dengan alasan kepentingan mobilisasi material proyek.
Akibatnya, jalan di kawasan tersebut semakin sempit. Tidak sampai di situ, publik kembali dihebohkan dengan munculnya kerangka yang diduga untuk membangun lapak pedagang tepat di sepanjang pagar sen dimaksud.
“Jalan sudah semakin kecil, kendaraan susah lewat gara-gara ada pagar sen untuk proyek, tapi sekarang sudah mau di bangun lapak lagi buat jualan,” keluh warga di Pasar Batumerah, Rabu (10/6).
Warga menilai, sangat tidak rasional apabila pembangunan lapak kembali dilakukan di situ jika hanya melihat pada kepentingan pedagang semata tanpa menghiraukan kepentingan publik khususnya masyarakat pengguna jalan.
“Kalau itu dibangun lantaran pertimbangkan kepentingan pengembang dan pedagang ini tidak adil, lalu kepentingan publik bagaimana. Itu jalan nasional, kita semua bayar pajak,” tegas warga lainnya.
Konfirmasi telah dilakukan ke Dinas PUPR dan Perhubungan Kota Ambon terkait pembangunan lapak di sepanjang pagar sen di lokasi proyek, tapi faktanya kedua OPD itu tak tahu sama sekali.
Pihak dinas terkait pun mengarahkan untuk melakukan konfirmasi ke pengembang dan Pemerintah Negeri. Sayangnya, Sekretaris Negeri Arlis Lisaholet yang dikonfirmasi melalui telepon seluler enggan merespons.
Terpisah, Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon, Gunawan Mochtar menegaskan, pembangunan rangka lapak harus segera dibongkar karena mengganggu ketertiban umum.
“Itu harus dibongkar. Pemerintah harus bongkar, itu ngaco. Pokonya harus bongkar sebab sangat mengganggu ketertiban umum,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini via seluler, Rabu.
Lebih lanjut, ia menegaskan, persoalan yang mengganggu ketertiban umum serta meresahkan masyarakat pengguna jalan di kawasan pasar Batumerah itu juga harus menjadi atensi Walikota Ambon Bodewin Wattimena.
“Ini juga tanggungjawab Walikota. Jangan tinggal diam dan pura-pura tidak tahu dengan kejadian yang ada. Karena dia selaku pemimpin di Kota jangan biarkan masalah berlarut-larut,” tanya Gunawan sembari menutup cakapan. (NS)



