PDI-P Duga Anggota KPU RI "Dalang" Lonjakan Suara Ozan-Mario di Malteng
IMG-20241201-WA0000

AMBON,Nunusaku.id,- Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Gubernur-Wakil Gubernur, Bupati-Wakil Bupati dan Walikota-Wakil Walikota boleh berjalan aman dan lancar, Rabu 27 November 2024 lalu.

Namun begitu, saling klaim kemenangan versi real count (hitung nyata) dan quick count (hitung cepat) masih terjadi di beberapa Kabupaten, salah satunya Maluku Tengah (Malteng), antara calon Bupati-wakil Bupati nomor 4, Zulkarnain Awet Amir-Mario Lawalata vs Andi Munaswir-Ema Tetelepta, calon Bupati-wakil Bupati nomor urut 3.

Kedua pihak sama-sama bersikukuh miliki data lapangan yang riil sesuai hasil C1. Kunci terakhir kini di pleno KPU yang sementara ini berjalan di tingkat Kecamatan.

Namun PDI Perjuangan, partai politik (Parpol) pengusung Andi-Ema yang mengusung akronim AMANAT itu, menduga Komisioner KPU RI, Betty Epsilon Idroos ikut bermain dibalik “permainan” lonjakan suara Ozan-Mario. Demikian pula ketidaknetralan Pj Bupati Malteng, Rakib Sahubawa.

“KPU harus jujur dan fair. Demikian pula seluruh perangkatnya sampai dibawah. Karena calon yang diotak-atik untuk harus lolos ini, Zulkarnain Awat Amir isterinya anggota KPU RI, Betty Epsilon Idroos,” terang Ketua DPD PDI Perjuangan Maluku, Benhur George Watubun, Sabtu (30/11).

Watubun tegas meminta KPU sebagai penyelenggara Pilkada harus bekerja jujur. Sebab pihaknya juga memiliki data. “Kita berharap berilah yang terbaik. Jangan sampai hal kecil seperti ini kemudian mengganggu,” pintanya.

Bahkan tambah Watubun, pihaknya juga mempunyai video lengkap tentang pengerahan aparatur sipil negara (ASN) diduga Pendopo Bupati dan mengangkat nomor 4, yang diduga dilakukan Penjabat Bupati Malteng.

“Itu semua lengkap. Jadi saya ingatkan KPU agar berhati-hati soal ini, KPU Maluku Tengah. Karena operasi-operasi seperti ini, kemudian membuat blunder dibawah. Saya secara tegas mengingatkan itu,” tegasnya.

Pasalnya, situasi yang terjadi di Bumi Pamahununusa ini lagi panas. Sehingga harus KPU dan pemerintah harus ada di posisi yang adil dan jujur, bukan sebaliknya.

“Kita punya data pembanding dengan calon-calon lain juga ada. Jadi apabila kita temukan sesuatu yang tidak beres pasti fatal akibatnya,” tukasnya.

Pihaknya tambah Benhur, pasti akan mengawal agar suara masyarakat untuk Andi-Ema yang diusung PDI Perjuangan dan PKB tidak hilang dicuri.

“Kita pasti mengawal. Kita merasa bahwa penghianatan terhadap proses demokrasi ini diduga dilakukan orang dalam KPU. Kita duga Betty Epsilon ikut terlibat,” tegasnya.

“SiRekap itu kita akan tahu, pergantian angka-angka yang diupload kembali dari C1 itu kan bisa tahu. Dunia ini sudah terbuka jadi kita akan tahu,” tambah Ketua DPRD Maluku itu.

 

“Kita berharap ini dikembalikan. Supaya jangan kita ke mahkamah konsitusi (MK). Kita masih upayakan. Kita meminta Bawaslu untuk ketat mengawasi hal itu juga,” pungkas Watubun. (NS)

Views: 57
Facebook
WhatsApp
Email