
Jateng,Nunusaku.id,- Habib Syech Bin Abdul Qadir Assegaf mengingatkan kembali kepada masyarakat Indonesia betapa penting dasar-dasar negara tentang persatuan dan kesatuan pasca Pemilu 2024 yang telah berlangsung.
Hal itu diungkapnya usai menerima kunjungan Kasatgas Humas Operasi Nusantara Cooling System, Brigjen Gatot Repli Handoko didampingi Kasatgas Preemtif Brigjen M Rudy Syafirudin di kediamannya di Pasar Kliwon, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (21/2/2024).
“Alhamdulillah mari kita jaga negeri ini kedepan, lebih aman, lebih kondusif dan lebih bermanfaat. Insya Allah bagi kita semuanya bagi umat, mudah-mudahan kita jaga empat pilar, Pancasila, NKRI, UUD dan bhinneka tunggal Ika,” kata Habib Syech.
Dikatakan, dengan mengimplementasikan empat konsensus itu dalam kehidupan bermasyarakat sejatinya demi kepentingan kehidupan masyarakat berkelanjutan. Sehingga Indonesia tetap rukun dan bersatu usai panggung Pemilu tahun ini.
“Mari kita rukun, damai, hidup berdampingan. Masalah pasti ada. Jangan selesaikan masalah dengan masalah, tapi hadapi masalah dengan tenang, bermusyawarah, Insyaallah Indonesia aman, selamat dan lebih maju, bermanfaat dan bermartabat,” tandasnya.
Habib Syech mengaku, usai pencoblosan 14 Februari lalu, dirinya merasa adanya ketenangan, kedamaian dan kerukunan luar biasa. Hal itu merupakan kerjasama seluruh lapisan masyarakat.
“Bersama ulama, para habaib, kiai, dan unsur TNI-Polri yang mana kita bisa kerjasama menyelamatkan, mengamankan, membuat tenang dan tentram masyarakat, dalam acara pemilu kemarin,” tuturnya.
Sementara, Kasatgas Humas Ops NCS Polri, Brigjen Gatot Repli katakan, kunjungan kembali ke kediaman Habib Syech untuk mengucapkan terima kasih mewakili Kaops NCS Polri Irjen Asep Edi Suheri.
Pasalnya, pimpinan Majelis Taklim Hababul Mustofa ini sangat membantu dalam tugas Polri dalam mendinginkan suhu politik atau cooling system ditengah-tengah masyarakat.
“Terima kasih atas doa dan dukungan habib dan para tokoh agama lain sehingga Pemilu 2024 dapat berlangsung aman, damai serta lancar. Apa yang disampaikan para tokoh juga upaya penyejuk bagi umat,” kuncinya. (NS-Polda)

