Pasar Murah Bersubsidi Sambut Lebaran, 2.359 Paket Sembako Disiapkan untuk Warga Ambon
IMG-20260303-WA0022

AMBON,Nunusaku.id,- Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga daya beli masyarakat melalui program pasar murah bersubsidi.

Sebanyak 2.359 paket sembako disiapkan untuk didistribusikan kepada warga di empat kecamatan selama tiga hari, 3-5 Maret 2026.

Kegiatan perdana digelar di halaman Masjid Ar-Rauf, RW 19 Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Selasa (3/3/2026).

Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah pasar.

Program ini merupakan kolaborasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dinas Perikanan dan Pertanian Ambon sebagai langkah konkret membantu masyarakat berpenghasilan rendah di tengah tren kenaikan harga bahan pangan jelang hari besar keagamaan.

Setiap paket sembako ditebus dengan harga Rp 55.000. Padahal, jika dibeli dengan harga normal dari distributor, nilainya mencapai sekitar Rp 130.500. Artinya, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 83.000 per paket.

Isi paket tersebut terdiri dari satu rak telur, gula pasir satu kilogram, terigu satu kilogram, satu kaleng susu, minyak goreng satu liter, serta satu sachet margarin Blue Band 200 gram.

Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan, pasar murah menjadi salah satu instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah.

“Rilis terbaru BPS menunjukkan inflasi Kota Ambon secara year-on-year berada di angka 5,9 persen. Ini menjadi tantangan serius karena berdampak langsung pada daya beli masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, lonjakan harga kebutuhan pokok tanpa diimbangi ketersediaan stok yang memadai berpotensi memperburuk kondisi ekonomi warga, bahkan memicu peningkatan angka kemiskinan.

Karena itu, pemerintah hadir melalui kebijakan subsidi langsung agar masyarakat tetap dapat mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Idul Fitri.

“Kalau paket ini dibeli di pasar harganya sekitar Rp 130 ribu lebih. Pemerintah kota subsidi Rp 83 ribu, sehingga masyarakat cukup membayar Rp 55 ribu. Ini bentuk keberpihakan pemerintah untuk meringankan beban warga,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran agar bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.

“Kita harus berlaku adil. Yang membutuhkan harus diprioritaskan, supaya program ini berdampak dan tidak salah sasaran,” tambahnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, Plt Sekretaris Kota Robby Sapulette, jajaran pimpinan OPD, serta unsur Forkopimcam Sirimau.

Antusiasme masyarakat pun terlihat jelas. Salah satu warga, Hj. Melu, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.

“Ini sangat membantu sekali, apalagi mau Idul Fitri. Harga di pasar naik, jadi dengan subsidi dari pemerintah kami bisa beli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” ungkapnya.

Selain pasar murah, Pemkot Ambon sebelumnya juga menggelar Safari Ramadhan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan sosial menyambut bulan suci dan Idul Fitri 1447 H.

Warga berharap program pasar murah seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang hari besar keagamaan, sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan masyarakat. (NS-02)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email