Paripurna Pengumuman Walikota-Wawali, Puluhan Kursi Dewan Ambon Kosong
IMG-20250208-WA0005

AMBON,Nunusaku.id,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ambon menggelar rapat paripurna dalam rangka pengumuman penetapan Walikota dan Wakil Walikota Ambon periode 2025-2030, Sabtu (8/2/25).

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Ambon, Morits Tamaela, didampingi Wakil Ketua Gerald Mailoa dan dihadiri 12 anggota, Penjabat Walikota Dominggus Kaya, Forkopimda, Pj Sekretaris Kota dan pimpinan OPD, serta Ketua dan anggota KPU Kota, anggota Bawaslu Kota, Suminar Setiati Sehwaky.

“Sesuai SK KPU Kota Ambon yang telah diterima, dengan ini DPRD Kota Ambon mengumumkan penetapan Bodewin Wattimena dan Ely Toisuta sebagai Walikota dan Wakil Walikota Ambon terpilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024,” tandas Morits.

Selanjutnya, dilakukan penandatanganan naskah atau SK pengumuman penetapan Walikota dan Wakil Walikota Ambon terpilih oleh Ketua DPRD dan Penjabat Walikota.

Sayangnya, paripurna tersebut sedikit “ternodai” dengan puluhan kursi para wakil rakyat yang lagi-lagi terlihat kosong sedari awal hingga selesai paripurna.

Tercatat, hanya 14 dari 34 anggota yang hadir, termasuk dua pimpinan dewan. Artinya, 20 orang absen. Mereka yang hadir yaitu ketua DPRD dan wakil ketua Gerald Mailoa, Jacoba Lekahena (NasDem), Aldi Sarimanella dan Aris Soulisa (PDIP), Rawidin La Ode (Perindo), Swenly Hursepuny dan Jacob Usmany (PKB), Femry Tuwanakotta dan Risna Risakotta (Demokrat), Astrid Soplantila (Gerindra), Hadi Mairuhu (Partai Buruh), Wiliam Mairuhu (PSI) dan Hadianto Djunaidi (Hanura).

Morits beralibi, ketidak-hadiran sebagian wakil rakyat itu lantaran bertepatan dengan agenda alat kelengkapan DPRD yaitu badan pembuat peraturan daerah (Bapemperda) diluar daerah.

“Ketidakhadiran sejumlah anggota dalam paripurna karena terkait tugas keberangkatan anggota DPRD dalam hal ini Bapemperda. Sehingga dalam kesempatan ini, selain pimpinan dan anggota yang tidak hadir juga mengikuti paripurna ini via live streaming,” jelas Ketua DPD NasDem Ambon itu.

Namun dari informasi yang didapat, dari 11 anggota Bapemperda yang tugas ke Jakarta termasuk tiga pimpinan DPRD, Sabtu pagi ini mereka telah kembali ke Kota Ambon.

Sedangkan sisanya yang bukan Bapemperda tidak jelas alasan tidak hadir. Yakni Valentino Amahorseja (Gerindra), Taha Abubakar (PPP), Milati Ibrahim dan Rani Rahmi Ayu (PKS), Zeth Pormes (Golkar), Erol da Costa (PAN), Hary Far-far (Perindo) dan Gunawan Mochtar (PKB).

Menyoal 75 persen wakil rakyat tidak hadir di paripurna dan bagaimana sikap badan kehormatan (BK) terhadap kondisi itu, walau alasan sudah diungkap Ketua DPRD, Ketua BK Jacoba Lekahena enggan berkomentar.

“Tanya Morits (Ketua DPRD-red),” singkat Lekahena yang juga politisi partai NasDem itu sembari berlalu masuk ke mobil miliknya yang terparkir di halaman.

Tumpulnya sikap BK itu bukan baru terlihat kali ini. Namun telah tergambar saat kasus Ketua Komisi I DPRD Kota Ambon, Aris Soulisa yang “malas” berkantor.

Ketua BK beberapa kali berjanji untuk panggil politisi PDI Perjuangan itu. Namun hingga kini, tak jua terwujud janji itu.

Bisa jadi, jika terjadi pelanggaran atau anggota DPRD malas lagi berkantor di kemudian hari, BK tak jua mampu bersikap tegas sebagai lembaga penjaga marwah DPRD. (NS)

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email