Paripurna HUT Provinsi, Gubernur-DPRD Kompak Serukan Harmoni Bangun Maluku
IMG-20250819-WA0062-768x512

AMBON,Nunusaku.id,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku menggelar Rapat Paripurna Khusus dalam rangka memperingati HUT ke-80 Provinsi Maluku di Gedung Rakyat Karang Panjang Ambon, Selasa (19/8/25).

Paripurna dipimpin Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun, didampingi Wakil Ketua Fauzan Rahawarin, Johan Lewerissa, dan Azis Sangkala, serta dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.

Turut hadir Anggota DPR-RI Saadiah Uluputty dan Alimudin Kolatlena, Wakil Gubernur Abdullah Vanath, jajaran Forkopimda, Ketua TP-PKK Maya Baby Lewerissa, Bupati/Walikota, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur pemuda.

Dalam pidatonya, Gubernur Hendrik Lewerissa menegaskan, 19 Agustus 1945 merupakan tanggal bersejarah yang menandai langkah awal Maluku sebagai bagian utuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Karena itu, ia mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengingat kembali perjuangan para tokoh dan Nyong Ambon terdahulu yang menyatakan Maluku sebagai bagian integral NKRI.

“Warisan kepahlawanan itu memungkinkan kita menikmati kemerdekaan hari ini. Sudah sepatutnya kita bergandeng tangan, baku dukung membangun 11 kabupaten/kota menuju Maluku yang maju, adil, dan sejahtera,” ujar Lewerissa.

Momentum peringatan tahun ke-80 ini, menurut Gubernur, menjadi lebih spesial karena merupakan perayaan HUT Provinsi pertama yang ia jalani bersama Wakil Gubernur sejak menjabat Februari lalu.

Dalam semangat tema “80 Tahun Maluku: Merajut Harmoni, Membangun Negeri”, Lewerissa menekankan pentingnya harmoni sebagai fondasi membangun masa depan.

Ia memaparkan berbagai capaian awal kepemimpinan, seperti sinergi pembangunan dalam kerangka Sapta Cita Lawamena, penguatan program nasional seperti Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta makanan bergizi gratis.

Tidak hanya itu, Pemprov Maluku terus mendorong realisasi sejumlah proyek strategis nasional, termasuk bendungan Way Apu, Blok Masela, pembangunan rumah sakit baru di Namlea, serta proyek Maluku Integrated Port di Waisarisa Seram Bagian Barat.

Meski terdapat perbaikan pada indikator ekonomi seperti penurunan kemiskinan menjadi 15,38% (Maret 2025) dan pertumbuhan ekonomi 5,07% pada triwulan I, Gubernur mengakui masih banyak pekerjaan rumah, khususnya pengangguran generasi muda, stunting, dan ketimpangan antarwilayah.

“Perjalanan menuju Maluku yang maju tidak mudah, rumit, dan penuh tantangan. Tetapi jika kita bergerak dalam satu harmoni yang sama, bekerja cepat, cermat, dan cerdas, niscaya tanggungjawab ini dapat kita laksanakan dengan pertolongan Tuhan,” tegasnya.

Menutup pidatonya, Lewerissa mengajak seluruh elemen bangsa di bumi raja-raja ini merawat persatuan dan semangat orang basudara, demi mewujudkan transformasi menuju Maluku Maju, Adil dan Sejahtera menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Merajut harmoni, membangun negeri bukan sekedar tema HUT ke-80 Provinsi. Tapi mengandung makna penting bahwa hanya dengan persatuan, kebersamaan dan komitmen yang kuat, maka transformasi Maluku bukan mustahil terjadi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Maluku Benhur Watubun menegaskan peringatan HUT Provinsi tidak sekadar seremonial tahunan, namun momentum refleksi perjalanan pembangunan daerah.

“Mari katong bergandeng tangan, baku kele memajukan provinsi Maluku demi kesejahteraan rakyat Maluku pung bae,” ajaknya.

Paripurna HUT ke-80 Provinsi semakin semarak kala pimpinan DPRD bersama Gubernur dan Wagub meniup lilin serta membagikan kue HUT kepada para tamu serta mencicipinya. (NS)

Views: 3
Facebook
WhatsApp
Email