
AMBON,Nunusaku.id,- Terduga pelaku pencurian kotak amal Masjid Al-Syukurilah, Desa Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (5/9/25) dini hari diamankan.
AIPDA Irfan Murana, Bhabinkamtibmas Desa Kawa, menangkap kedua pelaku berinisial LR (20) dan LF (15). Keduanya diketahui masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Kapolsek Piru, IPTU Muslim, menjelaskan, aksi pencurian berawal saat kedua pelaku berangkat dari dusun Taman Jaya menuju Dusun Pulau Osi, Desa Eti, Kamis (4/9/25). Mereka menghadiri pesta pernikahan.
Usai acara hiburan sekitar pukul 23.33 WIT, keduanya melanjutkan perjalanan ke Desa Kawa dengan niat mencuri. Sekitar pukul 00.30 WIT, mereka memasuki Masjid Al-Syukurilah dan mencoba mengambil uang dari kotak amal.
Aksi kedua pelaku dipergoki warga, Bayu dan Indah Balubun, yang kemudian berteriak “pencuri” hingga membangunkan masyarakat sekitar.
Warga yang mendengar teriakan langsung memanggil Bhabinkamtibmas. AIPDA Irfan kemudian bergegas ke lokasi untuk mengamankan pelaku. Guna mencegah amukan massa, keduanya sempat diamankan di rumah petugas sebelum akhirnya dibawa ke Polsek Piru Jumat pagi untuk pemeriksaan.
Kapolsek mengaku, aksi pencurian oleh pelaku bukan baru yang pertama kali dilakukan. “Berdasarkan hasil interogasi, mereka mengaku telah melakukan sejumlah aksi pencurian di wilayah hukum SBB maupun di Kota Ambon sejak tahun 2024 hingga September 2025,” kata IPTU Muslim.
Setelah menjalani pemeriksaan di Polsek Piru, tim Buser Polres SBB kemudian menjemput pelaku dan dibawa ke Mapolres SBB untuk penyidikan lebih lanjut. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya jaringan atau keterlibatan pihak lain dalam aksi pencurian tersebut.
“Kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Apresiasi kepada masyarakat Desa Kawa yang sigap membantu kepolisian,” tandas Muslim.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius aparat mengingat kedua pelaku masih pelajar. Pihak kepolisian pun mengimbau orang tua untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak, serta mengingatkan generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam tindak kriminal yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat.
“Dengan ditangkapnya kedua pelaku, diharapkan situasi Kamtibmas di SBB tetap aman dan kondusif. Polri akan terus meningkatkan patroli serta pengawasan di tempat-tempat ibadah dan fasilitas umum yang rawan tindak kejahatan,” pungkas Muslim. (NS)





