Nelayan Tual Ditemukan Selamat, Sempat Hanyut Akibat Kabut Tebal
IMG-20261026-WA0003

TUAL,NUNUSAKU.ID,– Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang nelayan asal Kota Tual, Ardi Rengirit (51), akhirnya membuahkan hasil.

Korban ditemukan dalam kondisi selamat oleh awak KM Gisel di perairan antara Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Tenggara, Minggu (25/10/26).

Koordinator Pos SAR Tual, Masly Roger Ulath, mengatakan korban ditemukan setelah tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian selama empat hari. Kondisi jarak pandang (visibility) yang terbatas menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian.

Untuk memperluas area pencarian, satu unit KN SAR 242 Bharata dikerahkan sejak pukul 08.00 WIT menuju sejumlah titik koordinat sesuai peta pencarian atau Search and Rescue Map (SAR MAPS).

“Pada hari keempat pencarian korban, visibility masih menjadi tantangan bagi Tim SAR Gabungan. Untuk itu, satu unit KN SAR Bharata dikerahkan guna memperluas area pencarian,” ujar Ulath, Senin (26/10).

Ditengah operasi tersebut, sekitar pukul 14.47 WIT, tim SAR gabungan menerima informasi bahwa korban telah ditemukan dan diselamatkan oleh KM Gisel sekitar pukul 13.15 WIT.

Korban ditemukan dalam kondisi hanyut dan terombang-ambing di laut. Setelah menerima informasi tersebut dan berkoordinasi dengan awak KM Gisel, KN SAR Bharata langsung bergerak menuju titik koordinat kapal untuk mengevakuasi korban.

Pada pukul 17.28 WIT, KN SAR Bharata berhasil menjangkau KM Gisel. Tim kemudian mengevakuasi Ardi untuk dibawa menuju Kota Tual.

Ulath menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh awak KM Gisel atas komunikasi dan kerja sama yang membantu proses penyelamatan korban.

“Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh awak KM Gisel atas komunikasi dan kerja samanya sehingga korban dapat dievakuasi dengan selamat kembali ke Kota Tual,” katanya.

Setelah menempuh perjalanan menuju Kota Tual, Tim SAR Gabungan tiba di Dermaga PT Samudera Indo Sejahtera Tual sekitar pukul 20.52 WIT. Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Sempat Kehilangan Arah Akibat Kabut Tebal

Sebelumnya, Pos SAR Tual menerima laporan orang hilang dari Halima Tamher, istri korban, pada 22 Oktober 2026 pukul 19.26 WIT.

Dalam laporannya, Halima menyampaikan bahwa suaminya pergi memancing menggunakan perahu pada 21 Oktober sekitar pukul 14.00 WIT di perairan sekitar Pulau Baer. Namun, hingga waktu pelaporan, korban belum kembali ke rumah.

Berdasarkan keterangan korban setelah ditemukan, Ardi sebenarnya berupaya kembali ke Kota Tual. Namun, kabut tebal yang menyelimuti perairan membuatnya kehilangan arah.

Situasi semakin sulit ketika bahan bakar perahunya habis, sehingga korban akhirnya hanyut di laut hingga ditemukan oleh KM Gisel.

Setelah ditemukan dan dievakuasi, korban berhasil dibawa kembali ke Kota Tual dalam keadaan selamat dan diserahkan kepada keluarganya.

Libatkan Sejumlah Unsur SAR

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, yakni Pos SAR Tual, awak KN SAR Bharata, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual, Polair Tual, Bakamla Tual, serta keluarga korban.

Adapun sarana yang digunakan dalam operasi tersebut meliputi KN SAR 242 Bharata dan longboat masyarakat. (NS)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email