Musda XI Momentum Golkar Maluku Teguhkan Tekad Kembali Bangkit & Berjaya
IMG-20251108-WA0049

AMBON,Nunusaku.id,- Partai Golongan Karya (Golkar) di Maluku menegaskan komitmennya untuk bangkit dan kembali merebut kejayaan di bumi Raja-Raja.

Melalui pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI, Golkar bertekad memperkuat konsolidasi organisasi serta membangun semangat baru di kalangan kader.

Musda ini mengusung tema “Golkar Solid untuk Indonesia Maju, Maluku Bangkit”, yang menggambarkan tekad partai berlambang pohon beringin untuk menjadi kekuatan politik yang solid dan progresif di daerah kepulauan tersebut.

Kegiatan itu berlangsung di Baileo Oikumene-Ambon, Sabtu (8/11/25), dan dibuka Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia, yang hadir bersama Sekjen DPP Muhammad Sarmuji dan Bendahara Umum Sari Yuliati.

Bahlil menekankan, pentingnya perubahan sikap dan konsolidasi kader demi mengembalikan kejayaan Golkar di Maluku.

“Saya lahir di tanah ini, dan saya tidak ingin melihat Golkar di Maluku seperti sekarang. Golkar harus bangkit. Partai ini pernah besar, dan sekarang waktunya kita rebut kembali kejayaan itu,” tegasnya disambut tepuk tangan peserta Musda.

Bahlil juga mengingatkan, dinamika partai merupakan hal wajar, namun semangat dan tanggung jawab kader tidak boleh luntur.

“Sebagai putra daerah, saya memiliki tanggungjawab moral untuk memastikan Golkar kembali berjaya di tanah kelahiran,” tegas Menteri ESDM itu.

Sementara, Plt Ketua DPD Golkar Maluku Umar Ali Lessy menyebut Musda XI sebagai momentum refleksi dan evaluasi menyeluruh terhadap perjalanan partai.

“Kita harus jujur bahwa kekuatan Golkar di Maluku menurun. Dari enam kursi DPRD Provinsi kini tersisa empat. Tapi lewat Musda ini, kita akan identifikasi kelemahan dan menyatukan langkah agar Golkar kembali kuat di seluruh Maluku,” jelas Umar.

Umar juga menegaskan tekad kader untuk mengembalikan perwakilan Golkar Maluku di DPR-RI pada Pemilu 2029, setelah dua periode terakhir tanpa kursi di Senayan.

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menyampaikan apresiasi atas kiprah Golkar yang konsisten menjaga kemitraan politik konstruktif di daerah.

Ia berharap Musda ini melahirkan kepemimpinan yang kuat dan berpihak pada rakyat.

“Kami berharap lewat peran politik dan kebijakan nasional yang turut diperjuangkan oleh Partai Golkar, Maluku bisa mendapat perhatian lebih besar dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Vanath juga mengenang masa kecil Bahlil yang pernah bersekolah di SD Negeri 1 Geser, Seram Timur, sebagai bukti bahwa putra Maluku mampu menembus kepemimpinan nasional.

Sebelumnya, ketua panitia Musda XI Derek Loupatty melaporkan, kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Maluku dan 75 undangan eksternal.

“Tema ‘Golkar Solid untuk Indonesia Maju, Maluku Bangkit’ mencerminkan semangat kader untuk menyatu dalam satu langkah besar,” ujarnya.

Usai membuka Musda, Bahlil yang ditemui beberapa awak media menegaskan bahwa dirinya netral dalam proses pemilihan Ketua DPD Golkar Maluku.

“Semua kader punya hak yang sama untuk maju. Silakan berkompetisi secara sehat. Golkar menjunjung tinggi demokrasi,” tandasnya.

Musda XI Golkar Maluku menjadi momentum penting untuk memperkuat barisan dan meneguhkan kembali semangat kebersamaan dalam membangun partai yang solid dan berdaya saing menuju Pemilu 2029. (NS-02)

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email