Masyarakat Maluku Diingatkan Waspada Potensi Cuaca Buruk
Ilustrasi-hujan-deras-140121-768x480

AMBON,Nunusaku.id,- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku menghimbau masyarakat Maluku untuk tetap waspada potensi cuaca buruk yang kemungkinan terjadi.

Adapun wilayah-wilayah yang masuk peringatan dini ini oleh BMKG yakni Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, dan Maluku Barat Daya.

“BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada potensi hujan dengan curah yang lebat dan sangat lebat yang dapat disertai dengan kilat/petir serta angin kencang,” tandas Kepala BMKG Maluku, Kamiri lewat siaran persnya, Rabu (5/2).

Kewaspadaan juga akuinya, perlu terhadap penurunan jarak pandang secara tiba-tiba serta dampak bencana hidrometeorologi  yang dapat terjadi seperti banjir, genangan air, tanah longsor, pohon tumbang dan gelombang tinggi.

Dimana berdasarkan hasil analisis, kondisi cuaca buruk terjadi dikarenakan kondisi atmosfir yang dapat memicu terjadinya cuaca signifikan di Maluku.

Demikian pula karena daerah tekanan rendah di wilayah utara Australia yang menyebabkan terjadinya daerah pertemuan angin serta perapatan massa udara dan bergerak ke selatan Papua hingga ke wilayah Maluku.

“Dengan ENSO atau El Nino Southern Oscillation, yaitu fenomena laut-atmosfer yang terjadi secara berkala dan tidak teratur yang melibatkan perubahan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik yang bernilai negatif yakni -0,89, serta aktifnya Madden Julian Oscillation (MJO) yaitu fenomena cuaca yang terjadi di lapisan troposfer dan dapat menyebabkan cuaca ekstrem berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan diwilayah Maluku,” terang Kamiri.

Beberapa kondisi tersebut, lanjutnya, berpengaruh terhadap proses pembentukan pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Maluku yang berpotensi menyebabkan terjadinya hujan dengan instensitas sedang hingga lebat dan angin kencang sesaat dalam beberapa hari kedepan.

“Sebab itu kami juga meminta masyarakat untuk dapat memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrim melalui kanal-kanal informasi BMKG,” jelasnya. (NS/MC)

 

Views: 2
Facebook
WhatsApp
Email