Maluku Terbaik I Akses & Layanan Pendidikan, Kantongi Bantuan 2 Miliar, Gubernur; Ini Hasil Kerja Bersama
IMG-20260918-WA0000

JAKARTA,NUNUSAKU.ID,– Provinsi Maluku kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Maluku dan Nusa Tenggara, Maluku meraih peringkat terbaik I kategori akses dan layanan pendidikan tingkat provinsi.

Atas capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Maluku juga mendapatkan bantuan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebesar Rp 2 Miliar.

Penghargaan diterima Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa yang diserahkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Lodewyk Paulus dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti dalam acara yang berlangsung di Jakarta, Kamis (17/9/26).

Bagi Lewerissa, penghargaan tersebut memiliki arti penting, terutama karena peningkatan akses dan layanan pendidikan di Maluku bukan pekerjaan mudah.

Pasalnya, kondisi geografis Maluku sebagai daerah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan pelayanan pendidikan menjangkau seluruh masyarakat.

“Pemerintah dan rakyat Maluku menyampaikan apresiasi kepada Menteri Dalam Negeri sebagai penggagas acara apresiasi pemerintah daerah berprestasi. Ini sebuah momentum yang tentu merangsang kinerja pemerintah daerah,” kata Lewerissa.

Dikatakan, penghargaan sebagai terbaik pertama kategori akses dan layanan pendidikan menjadi kebanggaan bersama masyarakat Maluku.

Menurut Gubernur Hendrik, menjalankan pelayanan pendidikan di daerah kepulauan seperti Maluku membutuhkan kerja keras dan kolaborasi lintas pemerintahan.

“Tidak mudah memang menjalani pendidikan di daerah kepulauan seperti di Maluku. Karena itu, penghargaan malam ini kami nilai sangat berarti, bukan cuma bagi pemerintah tetapi juga masyarakat, terkhusus pemerintah 11 kabupaten/kota yang bekerja keras tiada henti untuk memajukan pendidikan di Maluku,” tuturnya.

Karena itu, Lewerissa mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pembangunan pendidikan, mulai dari Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, hingga para guru dan tenaga kependidikan.

“Terima kasih kepada Dinas Pendidikan Provinsi dan kabupaten/kota, para guru, tenaga kependidikan,” ucapnya.

Lewerissa menegaskan, penghargaan tersebut tidak boleh dipandang sebagai hasil kerja satu pihak. Sebaliknya, penghargaan itu merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dalam memajukan pendidikan di Maluku.

“Penghargaan ini adalah bonus dari kerja-kerja bersama memajukan pendidikan Maluku,” tegasnya.

Namun, penghargaan tersebut sekaligus menjadi tantangan baru bagi pemerintah daerah. Lewerissa mengatakan capaian itu harus menjadi motivasi dan stimulus untuk terus melakukan pembenahan, terutama dalam memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Ini sekaligus menjadi motivasi dan stimulus untuk bergerak maju, menata pendidikan, baik akses maupun layanan, semakin baik ke depan,” katanya.

Dengan penghargaan tersebut, Pemprov Maluku bersama 11 pemerintah kabupaten/kota didorong untuk terus memperkuat pemerataan pendidikan, sehingga anak-anak di seluruh wilayah Maluku, termasuk daerah kepulauan dan wilayah dengan tantangan geografis, memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.

Bagi Maluku, penghargaan itu bukan garis akhir. Sebaliknya, penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk memastikan kerja-kerja pembangunan pendidikan terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi generasi muda di seluruh pelosok Maluku. (NS)

Views: 42
Facebook
WhatsApp
Email