Maluku Rumah Bersama, MUI: Jangan Korbankan Rasa Persaudaraan Karena Emosi Sesaat
IMG-20250819-WA0153

AMBON,Nunusaku.id,- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku Abdullah Latuapo menyampaikan keprihatinan mendalam dan menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk tetap kedepankan nilai-nilai persaudaraan dan menjaga situasi tetap aman serta kondusif.

Seruan itu menyikapi insiden bentrok yang terjadi antara warga Desa Hunuth Durian Patah dan Hitu, yang terjadi, Selasa (19/8/25).

Latuapo tegaskan, kekerasan bukanlah jalan keluar dari setiap perbedaan dan tidak pernah dibenarkan dalam ajaran agama manapun.

Ia mengajak seluruh warga, khususnya yang terlibat konflik, untuk menahan diri, tidak terprovokasi isu atau informasi tak jelas kebenarannya, serta menyerahkan sepenuhnya penyelesaian persoalan tersebut kepada aparat yang berwenang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, baik yang terlibat langsung maupun tidak untuk tidak perkeruh suasana. Mari kita jaga Maluku ini sebagai rumah bersama yang damai. Jangan korbankan rasa persaudaraan hanya karena emosi sesaat,” ungkapnya, Selasa.

Lebih lanjut, Ketua MUI Maluku juga mendukung penuh aparat keamanan, baik dari TNI maupun Polri, untuk bertindak tegas dan adil terhadap siapapun yang terlibat aksi kekerasan itu tanpa pandang bulu, demi menegakkan hukum dan menjaga ketertiban umum.

“Kami mendukung penuh langkah tegas aparat keamanan dalam menegakkan hukum terhadap semua pihak yang terbukti terlibat. Ketegasan hukum adalah bagian penting dalam menjaga kedamaian,” tambahnya.

Latuapo kembali tekankan pentingnya peran tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat sipil untuk ikut serta meredam ketegangan dan menjadi jembatan perdamaian ditengah masyarakat.

“Mari kita rawat keberagaman dan kebersamaan di Maluku. Jadikan musyawarah dan kearifan lokal sebagai jalan utama dalam menyelesaikan konflik,” tutupnya. (NS)

Views: 2
Facebook
WhatsApp
Email