Maluku Miliki Potensi Besar Wujudkan Swasembada Beras Nasional
IMG-20250804-WA0061

WAIASIH,Nunusaku.id,- Provinsi Maluku memiliki potensi besar untuk mewujudkan swasembada beras nasional, lantaran didukung oleh lahan subur, sumber daya alam melimpah, dan semangat petani yang luar biasa.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, Abdullah Vanath saat  panen raya padi sawah di Negeri Waiasih, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (4/8/25).

Selain Wagub, Bupati Malteng Zulkarnain Awat Amir, Ketua TP-PKK Malteng, Ketua DPRD Malteng, Forkopimda Kabupaten, Kepala Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten Maluku Tengah juga ikut panen raya, bersama petani dan masyarakat Waiasih.

“Momentum ini harus kita jadikan semangat untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas padi kita, sehingga Maluku dapat berkontribusi lebih besar lagi pada ketahanan pangan Indonesia, khususnya dalam produksi beras,” tegas Vanath.

Selain itu, Wagub juga mendorong adopsi teknologi pertanian modern, meliputi penggunaan bibit unggul, mekanisasi pertanian, hingga sistem irigasi yang efisien.

“Inovasi ini penting untuk menekan biaya produksi, meningkatkan efisiensi, dan tentunya menghasilkan produk yang lebih berkualitas,” tandas orang nomor dua di Maluku itu.

Selain itu Wagub juga mengajak untuk mendorong diversifikasi produk olahan dari padi, demi memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani.

Melalui pengembangan padi sawah yang intensif dan berkelanjutan, Wagub optimis Maluku akan mampu memenuhi kebutuhan beras daerah dan bahkan dapat menjadi pemasok beras bagi daerah lain di Indonesia.

“Ini adalah visi besar kita, yang sejalan dengan cita-cita atau Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan,” jelasnya.

Wagub menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, khususnya Dinas Pertanian Kabupaten Maluku Tengah, atas dedikasi dan peran dalam mendukung program ketahanan pangan daerah.

Ia menyoroti pentingnya dukungan terhadap petani dan penyuluh, mulai dari penyediaan bibit unggul, fasilitasi alat pertanian, hingga bimbingan teknis, yang semuanya berperan penting dalam menyukseskan swasembada pangan.

“Suatu kebanggaan bagi saya dapat menyaksikan langsung hasil kerja keras dan dedikasi para petani dan masyarakat di Negeri Waiasih,” pungkasnya.

Panen padi sawah ini bukan sekadar hasil bumi, melainkan simbol semangat gotong royong, ketekunan, dan harapan bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan di umi Maluku. (NS)

Views: 4
Facebook
WhatsApp
Email