Malam Takbiran & Sholat Idulfitri di Maluku Aman-Kondusif, Gubernur: Kedewasaan Masyarakat Kuncinya
IMG-20260315-WA0130

AMBON,Nunusaku.id,- Perayaan Malam Takbiran serta Sholat Idul Fitri 1447/H di 11 Kabupaten/Kota, Khusus di Kota Ambon berlangsung di lapangan merdeka, Jum’at-Sabtu (20-21/3/26) telah berjalan aman dan lancar tanpa hambatan berarti.

Gubernur Hendrik Lewerissa menilai, kedewasaan masyarakat Maluku menjadi kunci terciptanya keamanan.

“Secara umum, situasi keamanan di wilayah Maluku dilaporkan aman, belum ada laporan gangguan berarti dari berbagai Kabupaten/Kota,” tandas Gubernur di Ambon, Sabtu (21/3).

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan akui Gubernur, terus melakukan pemantauan guna memastikan perayaan Idul Fitri berjalan lancar.

Namun begitu, Lewerissa mengajak seluruh masyarakat non Muslim khususnya untuk saling menjaga dan menciptakan suasana damai sehingga basudara Muslim bisa menjalani hari kemenangan ini dengan baik.

“Kita berharap masyarakat yang merayakan Idul Fitri dapat melaksanakannya dengan penuh sukacita dan kedamaian. Berjumpa dan bersilaturahmi dengan keluarga” tutupnya.

Sebelumnya, Gubernur ketika memantau jalannya malam takbiran di kawasan gong Perdamaian Dunia bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban saat merayakan malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurutnya, warga Kota Ambon yang ingin meluapkan kegembiraan dipersilakan, namun harus tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh aparat keamanan.

“Kita berharap masyarakat yang ingin meluapkan kegembiraannya tetap dalam batas-batas yang telah ditentukan. Ada pembatasan, mari kita hormati itu,” ujar Lewerissa.

Ia mengaku bersyukur karena hingga saat ini masyarakat menunjukkan kedisiplinan dalam mengikuti aturan, sehingga malam takbiran dapat berlangsung aman dan tertib.

“Saya lihat masyarakat Kota Ambon cukup disiplin, mereka mematuhi aturan. Kita bersyukur malam takbiran ini bisa berlangsung dengan baik,” ungkapnya.

Meski perayaan masih berlangsung, Lewerissa optimistis warga tetap menjaga situasi kondusif hingga akhir malam takbiran.

Ia menilai kedewasaan masyarakat menjadi kunci terciptanya keamanan.

“Malam takbiran ini hanya setahun sekali, silakan masyarakat bergembira, yang penting tetap dalam koridor yang telah diatur,” katanya.

Secara umum, situasi keamanan di wilayah Maluku dilaporkan aman dan belum ada laporan gangguan berarti dari berbagai daerah. (NS)

Views: 6
Facebook
WhatsApp
Email