
AMBON,Nunusaku.id,- Setelah kurang lebih tiga bulan menjalani magang di sejumlah instansi pemerintah tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, BUMN, Event Organizer (EO) atau Event tours hingga hotel, 35 mahasiswa program studi (Prodi) Pariwisata Budaya dan Agama (PBA) IAKN Ambon akhirnya kembali ke kampus.
Puluhan mahasiswa semester 7 itu kembali dengan “kepala tegak” ke almamater tercinta lantaran meninggalkan cerita manis, tanpa cacat dan masalah selama menimba pengalaman dan mengasah skill di lapangan.
Momen itu juga menjadi titik tolak positif bagi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, seiring di waktu yang sama dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Prodi PBA dengan dua mitra di ruang belajar Prodi PBA, Kamis (4/12).
Kedua mitra itu ialah Gandong Tours dan SMK Kasih Theresia Bombay-Malra. MoU diteken Dekan Fakultas Ilmu Sosial Keagamaan (FISK) Febby Nancy Patty, D.Th dan Kaprodi Dr. Fiona Toisuta, M.Th bersama Kepala SMK Kasih Theresia Bombay, Agraphina Sangur, STr.Par dan Martha Hitijahubessy, pimpinan Gandong Tours Ambon.
Penandatanganan MoU iti turut disaksikan Wakil Rektor III IAKN Ambon, Branckly Picanussa, D.Th, para wakil dekan, dosen dan mahasiswa. Demikian juga mitra magang 35 mahasiswa yang hadir secara daring.
“Kami berharap ada saran masukan dari instansi/lembaga tempat magang mahasiswa agar nanti menjadi evaluasi bagi Prodi sehingga dapat meningkatkan Tridharma perguruan tinggi menuju akreditasi unggul kedepannya,” ungkap Picanussa yang sekaligus melepas tanda pengenal dua mahasiswa secara simbolis tanda usai magang.
Dirinya berharap, ke-35 mahasiswa yang telah sukses magang bisa berbagi dengan mahasiswa lainnya, sehingga ada bekal bagi mereka. Demikian pula aplikasikan ilmu yang didapat di magang dengan baik.
“Saya tantang apakah dibuat dalam bentuk buku atau artikel sehingga bisa diterbitkan, agar dia bisa jadi success story,” pinta Warek III.
Sedangkan soal MoU yang diteken kedua pihak, Picanussa berharap agar tidak berhenti diatas kertas semata. Tapi diimplementasi sesering mungkin dan menjadi nilai tambah bagi kedua pihak, serta berdampak bagi masyarakat dan daerah Maluku.
Suksesnya magang ke-35 mahasiswa Prodi PBA terlihat pula lewat testimoni pihak yang mewakili Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Maluku Tenggara.
“Mahasiswa magang IAKN sangat aktif, dan itu terlihat saat festival pesona Meti Kei yang baru usai. Bagaimana skill dan kemampuan yg didapat bisa diterapkan. Kami harapkan semakin ditingkatkan dan terus asah,” cetusnya.
Demikian pula pihak Angkasa Pura Ambon yang mengaku, mahasiswa magang PBA IAKN Ambon sangat antusias dan membantu pihaknya selama aktivitas bekerja di Bandara Pattimura.
“Mereka sangat rajin, disiplin dan tekun. Kami sangat terbantu. Tapi catatan evaluasi kami harap kedepan untuk program yang sama, sekiranya sebulan sekali dosen bimbing bisa lakukan kunjungan agar bisa tahu dan saling tukar informasi untuk perbaikan,” demikian dari Angkasa Pura.
Penandatanganan MoU antara Prodi PBA IAKN Ambon bersama Gandong Tours dan SMK Kasih Theresia Bombay menunjukkan komitmen kuat sebagai perguruan tinggi untuk menggandeng kekuatan masyarakat guna memajukan dunia pendidikan maupun pariwisata di Maluku.
Dengan saling mengoptimalkan dan meningkatkan sumber daya manusia, keahlian dan fasilitas yang dimiliki, meningkatkan kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat), serta mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai pariwisata Maluku melalui berbagai kegiatan akademik dan praktis. (NS)

