Lobi Gubernur HL "Goal" Lagi, Dirjen Bawa Bantuan Kementan ke Maluku
IMG-20250731-WA0031-768x346

AMBON,Nunusaku.id,- Tekad dan komitmen untuk mewujudkan perubahan Par Maluku Pung Bae tak pernah kendor ditunjukkan sang pemimpin.

Kesehatan dan pendidikan menjadi prioritas utama yang terus dibenahi. Namun sektor lain juga tak kalah penting tentu mendapat perhatian, salah satunya pertanian.

Sebab tanah Raja-raja ini berlimpah sumberdaya alam. Itu semua harus dikelola secara bertanggungjawab bagi kemaslahatan rakyat.

Sudah waktunya rakyat Maluku jadi pelaku utama, bukan lagi jadi penonton di tanah sendiri. Tanah ini harus dinikmati rakyatnya sendiri, bukan digarap orang luar tanpa dapat untung apapun.

Belum lama ini Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa (HL) bertemu kawan lamanya, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono di gedung The Energy, Jakarta.

Dalam perjumpaan itu, Gubernur HL menyerahkan dokumen usulan proposal strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mendukung Asta Cita Presiden untuk swasembada pangan Nasional.

Proposal itu meliputi perluasan lahan untuk padi sawah, jagung, cetak sawah, irigasi tersier, dukungan pengembangan komoditas unggulan perkebunan tanaman Pala, Cengkeh, Kakao dan Kelapa serta alat mesin pertanian (Alsintan) yang masih minim bagi petani.

Gayung bersambut, tak sampai sebulan, Wamentan merespons cepat sebagian usulan proposal itu. Dia mengirim Plt. Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Abdul Roni Angkat ke Maluku bertemu Gubernur HL.

Berjumpa Gubernur di ruang kerjanya, Kamis (31/7), Dirjen Roni menyerahkan daftar bantuan Kementan yang siap direalisasikan untuk Provinsi Maluku.

Bantuan yang akan diterima Pemprov Maluku antara lain Pala 250 hektar melalui APBNP 2025. Sedangkan tahun 2026 Maluku menerima total bantuan tanaman perkebunan 8.000 ha, meliputi Pala 2.600 ha, Kakao 1.900 ha, Jambu Mete 1.400 ha, Kelapa dalam 1.100 ha serta Sagu 1.000 ha.

“Potensi pengembangan padi gogo di Maluku termasuk di Kota Ambon melalui program urban farming yakni memanfaatkan lahan sempit dan pekarangan dengan menanam komoditas pertanian harus terus didorong pemerintah,” sebut Roni.

Gubernur memberikan apresiasi atas kunjungan kerja Plt Dirjen Perkebunan yang sekaligus menyerahkan daftar bantuan yang diterima Provinsi Maluku dari Kementan.

Diakui Lewerissa, beberapa komoditas perkebunan Maluku yang sangat perlu mendapat dukungan Kementan antara lain Pala, Cengkeh, Kelapa, Kakao, Jambu Mete serta pengembangan sagu dan hilirisasi sagu di Kabupaten Seram Bagian Timur.

“Selain itu perlunya perhatian Kementan terhadap salah satu komoditas pangan khas Maluku yakni hotong di Pulau Buru dan pengembangan cabai untuk mendukung pengendalian inflasi di Maluku,” pinta Gubernur.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Maluku, Ilham Tauda akui, kunjungan Dirjen Perkebunan ke Maluku selain bertemu Gubernur, tetapi juga untuk monitoring realisasi padi gogo, lakukan penanaman padi gogo di Dusun Airlouw Kota Ambon, meninjau hilirisasi sagu di Desa Rutong dan mengunjungi exportir pala di Kota Ambon.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Bulog Maluku-Maluku Utara, Kepala Balai Besar Perbenihan Proteksi Tanaman Perkebunan dan Kepala Balai Perakitan Modernisasi Pertanian Provinsi Maluku. (NS)

Views: 235
Facebook
WhatsApp
Email