
AMBON,Nunusaku.id,- Perhitungan hasil pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Maluku telah selesai di tingkat Kabupaten/Kota. Kini masuki tahapan pleno di tingkat provinsi Maluku hingga 9 Desember 2024 mendatang.
Walau belum diketok KPU Maluku karena masih menyisahkan empat Kabupaten lagi yang belum pleno di provinsi yakni Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku Barat Daya (MBD), Seram Bagian Timur (SBT) dan Buru, namun hasil akhir telah diketahui yakni pasangan Hendrik Lewerissa-Abdullah Vanath (LAWAMENA) keluar sebagai pemenang dengan kantongi 379.951 suara.
Unggul jauh atas pasangan Murad Ismail-Michael Wattimena (2M) dengan 215.554 suara dan Jeffry Apoly Rahawarin-Abdul Mukti Keliobas (JAR-AMK) dengan 183.262 suara. Dengan hasil itu, dipastikan Hendrik-Vanath menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku terpilih periode 2025-2030.
Pasangan 2M pun “Legowo” menerima hasil tersebut dan secara terbuka menyampaikan ucapan selamat kepada LAWAMENA. Pernyataan ini disampaikan Michael Wattimena mewakili Murad Ismail.
“Saya diberi kepercayaan dan mandat dari Pak Murad Ismail untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Pak Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath. Walau masih menunggu real count KPU Provinsi, berdasarkan data tabulasi kami, pasangan LAWAMENA telah memenangkan Pilkada Maluku 2024. Karena itu, kami memilih untuk segera sampaikan ucapan selamat kepada mereka,” ungkap Michael.
BMW, sapaan akrab politisi Demokrat itu juga menegaskan, ucapan selamat ini merupakan wujud dukungan dari pasangan 2M kepada Hendrik dan Vanath dalam memimpin Maluku selama lima tahun ke depan.
“Kami tidak hanya mengucapkan selamat, tetapi juga memberikan dukungan kepada pasangan Hendrik Lewerissa dan Abdullah Vanath. Ucapan ini kami sampaikan dengan penuh sukacita dan kegembiraan. Kami mendoakan semoga Pak Hendrik dan Pak Vanath selalu diberkati Tuhan dalam menjalankan amanah rakyat Maluku,” tambahnya.
Selain ucapan selamat, BMW juga sampaikan permohonan maaf kepada para simpatisan, pendukung, tim sukses, keluarga, dan relawan pasangan 2M. Ia mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan mereka selama proses kampanye, meskipun hasil akhir belum sesuai harapan.
“Kami memohon maaf sebesar-besarnya kepada para pendukung yang telah bekerja keras, bahkan melewati medan berat di darat, laut, dan udara, serta rela berkorban waktu dan tenaga. Harapan itu belum dapat kami realisasikan. Namun, kami mendoakan agar semua simpatisan tetap sehat dan semangat,” ucapnya penuh haru.
Ditegaskan, pasangan 2M kemungkinan besar tidak akan melanjutkan sengketa Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Dengan sikap sportif yang ditunjukkan pasangan 2M, Pilkada Maluku 2024 memberi contoh demokrasi yang matang dan mendewasakan seluruh pihak yang terlibat. Kini, masyarakat Maluku menantikan langkah nyata pasangan Hendrik dan Vanath untuk membangun daerah lima tahun mendatang,” pungkasnya. (NS)
