Kunjungi CC Pemkot Ambon Bersama Gubernur, Wamendagri Apresiasi Sistem Penanganan Darurat 112
IMG-20251018-WA0012

AMBON,Nunusaku.id,- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyempatkan waktu berkunjung untuk meninjau langsung operasional Call Center 112 Kota Ambon yang ada di Command Center (CC) Balaikota, Jumat (17/10) malam.

Kunjungan itu dilakukan Wamen Bima bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa usai menghadiri Festival Benteng Victoria di Lapangan Merdeka Ambon. Keduanya disambut hangat  Walikota Ambon Bodewin Wattimena.

Dalam kunjungannya, Bima Arya meninjau Command Center dan berinteraksi dengan para petugas yang bertugas menerima dan menindaklanjuti aduan masyarakat.

Wamendagri menilai keberadaan Command Center merupakan kebutuhan utama bagi kota-kota di seluruh Indonesia dalam meningkatkan pelayanan publik dan keamanan masyarakat.

“Command Center menjadi kebutuhan utama kota-kota di seluruh Indonesia. Di sini tidak saja dipantau seluruh pergerakan keseharian kota, tapi juga direspons semua keluhan warga. Ada keluhan yang sifatnya darurat, ada juga aduan yang umum seperti jalan rusak atau air tidak mengalir, itu semua dibutuhkan oleh warga,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi sistem yang telah dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, meski masih tergolong baru namun dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Saya melihat walau baru, tetapi sistemnya sudah dirancang untuk berkembang baik dan kami mengapresiasi. Yang penting itu penambahan dan penguatan kapasitas jaringan, sistem CCTV, tim analisis data, serta mekanisme koordinasi lintas instansi — dengan kepolisian, kodim, rumah sakit, dan lainnya,” sebut eks Walikota Bogor itu.

“Mudah-mudahan bisa menjadi contoh sistem emergency satu atap yang betul-betul terintegrasi. Kami betul-betul mengapresiasi langkah-langkah Pak Walikota ini,” tambah Bima.

Selain meninjau Command Center, Wamendagri juga menyinggung potensi besar yang dimiliki Ambon dan Maluku dari sisi budaya dan sejarah.

Menurutnya, hal ini merupakan modal penting untuk membangun kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.

“Ambon dan Maluku ini punya budaya dan sejarah yang luar biasa. Ini modal utama membangun peradaban dan meningkatkan kesejahteraan, tapi semua harus berkolaborasi — tidak hanya Pemkot sendiri, tetapi juga provinsi, kementerian terkait,” beber Bima.

Meski memang untuk perjalanan kedepan tentu tidak mudah. Dan Revitalisasi Benteng Victoria bisa jadi pintu masuk yang strategis memperkuat budaya Maluku mendunia.

“Kami melihat modalnya besar, tapi jalan masih panjang ke depan. Mudah-mudahan revitalisasi Benteng Victoria ini bisa berlanjut dan menjadi aset wisata dan budaya yang luar biasa,” tutur Bima Arya.

Sementara, Walikota Ambon Bodewin Wattimena kepada Wamendagri akui, sejak Call Center 112 diresmikan pada 8 September lalu, banyak perkembangan positif dalam hal kecepatan dan koordinasi penanganan aduan masyarakat.

“Paling tidak, pasca kita launching-nya pada 8 September, ada perkembangan-perkembangan positif yang kita peroleh. Ternyata, koordinasi sampai tiba di lapangan kini jauh lebih cepat,” jelas Wattimena.

Pemkot Ambon tambah Walikota, akan menindaklanjuti saran Wamendagri untuk memperkuat infrastruktur pendukung layanan Call Center 112.

“Beliau sarankan agar kita tambahkan CCTV dan memperkuat jaringan supaya Call Center 112 ini bisa beroperasi lebih baik. Tujuannya tentu negara hadir untuk membantu masyarakat,” pungkasnya. (NS)

Views: 6
Facebook
WhatsApp
Email