
AMBON,Nunusaku.id,- Salah satu pompa air bersih di Instalasi Lateri terbakar, Senin (1/12) malam. Akibatnya operasional suplai air bersih ke wilayah Lateri dan sekitarnya alami gangguan.
“Senin malam terjadi gangguan operasional akibat instalasi di Lateri terbakar,” sebut Plt. Direktur Perumdam Tirta Yapono, Pieter Saimima kepada media ini di Ambon, Selasa (2/12).
Kerusakan ini menurut Saimima, berdampak pada distribusi air bersih di wilayah Lateri, khususnya kawasan BTN dan Citra Land.
Namun kondisi itu tidak bisa dibiarkan lama. Saimima dan jajaran Perumdam Tirta Yapono tidak tinggal diam begitu saja.
Tidak juga harus menunggu kedatangan pompa baru dari Jakarta, lantaran proses pengiriman membutuhkan cukup waktu.
Gerak cepat alias Gercep penuh perhitungan matang pun dilakukan untuk penanganan bagi kepentingan masyarakat.
Pompa cadangan yang tersedia di Wainitu, yang memiliki spesifikasi sama dengan pompa Lateri pun akan dikerahkan mengganti sementara.
“Kami sudah pikiran langkah cepat yakni pompa cadangan kami sedang ambil dari Wainitu dan langsung dipasang untuk menggantikan pompa yang rusak,” terang Saimima.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Ambon itu menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga Lateri atas terganggunya pelayanan air bersih sementara waktu.
“Kami bekerja penuh dari pagi hingga malam untuk mempercepat pemulihan. Setelah penyelesaian di Wainitu, kami akan mencabut pompa lama di Lateri dan memasang pompa cadangan. Semoga paling lambat hari Kamis distribusi air bisa kembali normal,” tambahnya.
Dirinya berharap, dengan kesediaan masyarakat Lateri pada umumnya dan khususnya yang bermukim di Citraland dan BTN bisa memahami kondisi tersebut sekaligus mendukung upaya pemulihan yang dilakukan.
Perumdam Tirta Yapono tambah Saimima menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Kami berharap masalah ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat sehingga masyarakat kembali peroleh layanan air bersih dari Perumdam Tirta Yapono,” demikian Saimima. (NS)





