
AMBON,Nunusaku.id,- Kolaborasi lintas sektoral menjadi kunci utama dalam mewujudkan suasana Lebaran yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh masyarakat di Maluku.
Hal itu ditekankan Kapolda Maluku Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) lintas sektoral di di Rupattama Markas Polda Maluku, Jumat (14/3/25).
Rakor yang dilakukan Polda Maluku untuk kesiapan pengamanan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025 dihadiri Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dan Forkopimda beserta pimpinan stakeholder lainnya.
“Rakor lintas sektoral ini merupakan langkah awal Polda Maluku untuk memastikan kesiapan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini,” jelas Eddy.
Kapolda katakan, upaya pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 1446 H di wilayah Maluku memerlukan sinergi dan kolaborasi yang solid dari seluruh instansi terkait.
“Terima kasih kepada bapak Gubernur yang sudah hadir langsung. Rapat ini juga untuk menindaklanjuti rakor tingkat pusat beberapa hari lalu, yang dihadiri Kapolri, Panglima TNI dan para Menteri terkait,” tandasnya.
Dirinya berharap, pengamanan menjelang hingga berakhirnya Idul Fitri perlu dilakukan secara intensif demi memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
“Polda Maluku dan jajaran akan menggelar Operasi Ketupat Salawaku 2025 untuk mewujudkan situasi Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat,” ungkapnya.
Rapat lintas sektoral ini, tambah Kapolda, bagian dari rangkaian operasi kepolisian untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya dan fasilitas serta meningkatkan keselarasan sinergi antar instansi untuk mewujudkan koordinasi yang efektif.
Pada kesempatan itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dalam sambutannya menegaskan, pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku telah melakukan beragam upaya yang bekerja sama dengan berbagai pihak terkait pelaksanaan pangan murah, gerakan pangan murah, dan operasi pasar.
“Kami juga melakukan pemantauan stok baik di pasar tradisional, modern dan para distributor untuk memastikan ketersediaan stok menjelang hari raya Idul Fitri tercukupi,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pantauan oleh tim pengendali implasi daerah, Gubernur memastikan untuk ketersediaan pasokan bahan kebutuhan pokok masyarakat terjamin beberapa bulan ke depan dengan harga yang relatif terjangkau.
“Pasokan itu ada tapi sengaja itu ditahan bahkan diperlambat distribusi dan sebagainya. Kami sudah berkoordinasi di internal dan berharap ini koordinasi lintas sektoral terutama dengan pihak terkait untuk memastikan tidak ada pelaku usaha yang sengaja menimbun komoditas di gudang-gudang penyimpanan mereka untuk mempermainkan harga dan mempengaruhi suplai barang di pasar karena itu otomatis akan pengaruhi sekali terhadap inflasi di Maluku,” tegasnya.
Selain memastikan soal ketersediaan pasokan, Gubernur juga berharap soal stabilitas keamanan. “Oleh karena itu kerjasama lintas sektoral ini sangat kami butuhkan,” pinta Lewerissa.
Pemprov Maluku, tambah Gubernur, juga akan bekerja keras untuk memastikan tahun ini inflasi terkendali atau terkelola dengan baik. “Dan syukur Alhamdulillah inflasi di Maluku, di 11 kabupaten/kota terpantau masih berada dibawah standar atau target inflasi nasional,” pungkas orang nomor satu di Maluku itu. (NS)






