
AMBON,Nunusaku.id,- Klasis Kota Ambon (KKA) mensyukuri hari ulang tahun (HUT) ke-51 dengan kebaktian bersama di Gereja Maranatha yang dipimpin Pendeta Rudy Rahabeat, Senin (20/5) malam.
Kebaktian diikuti MPH Sinode GPM, Ketua dan Majelis Pekerja Klasis (MPK) Kota Ambon, pendeta dan majelis pada 21 Jemaat se-Klasis Kota Ambon, Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena, badan pembantu pelayanan serta panitia hari-hari besar Gerejawi (HHBG) KKA yang diketuai Lucky Upulatu Nikijuluw.
Usai kebaktian, Ketua Klasis (Kekla) Kota Ambon Pendeta Rico Rikumahu dalam kesempatan itu menyebut, usia ke-51 tahun dimaknai sebagai bentuk sejarah Tuhan bersama pelayan dan umat di Klasis, maupun sebaliknya.
“Sejarah ini memastikan bahwa kita masih dipakai sebagai alat dalam tanganNya untuk mewartakan injil ditengah kota dan bangsa ini. Tuhan inginkan kita jadi Gereja, tetapi juga inginkan kita jadi hambaNya yang terus memberi diri di jalan pelayanan,” sebut Rikumahu.
Sebagai hamba Tuhan dan pelayan umat menurutnya, usai 51 tahun ini harus menjadi refleksi bersama apakah ingin terus melayani ataukah dilayani, serta bagaimana cara melayani umat. Sehingga tak sekedar menghitung angka-angka 52, 53 dan seterusnya.
Selain itu, sebagai Gereja, pelayan di Klasis Kota Ambon pun harus selalu bisa memposisikan diri ditengah masyarakat. Apakah masih menjadi mitra yang baik bagi negara/pemerintah, agama lain, suku dan bagi masyarakat.
“Kita harus mengenal siapa kita dan mengapa Tuhan memanggil kita sebagai Gereja yang hidup di Klasis ini. HUT ini menjadikan kita untuk harus selalu memiliki komitmen dan keinginan kuat untuk terus melayani, melayani dan melayani. Itu tugas utama yang harus kita kerjakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua MPH Sinode GPM Pendeta Lenny Bakarbessy mengaku, usia 51 tahun menunjukkan bukti kepemimpinan Tuhan bagi pelayan dan umat dalam mengemban misi Gereja hingga hari ini, dengan menunjukkan karya menanam dan menyiram yang Klasis Kota Ambon selalu lakukan.
“Ini usia yang sangat dewasa dan produktif dalam pelayanan. Produktivitas itu sudah ditunjukkan Klasis Kota Ambon melalui tim PHBG yang terus berdampak positif kepada umat di Klasis ini maupun kepada umat di Klasis lain yang butuh sentuhan,” jelasnya.
HUT ke-51 ini, menurut Bakarbessy, jadi momen hidup baru untuk terus memperlihatkan puncak capaian visi pelayanan Gereja yang sangat bergantung kepada kasih Tuhan dalam kuasa Roh Kudus, aktif mendukung upaya pemberdayaan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Di tempat yang sama, Penjabat Walikota Ambon Bodewin Wattimena menyebut, HUT ke-51 Klasis Kota Ambon jadi momen introspeksi dan evaluasi pelayanan kepada umat hari ini dan yang akan dilakukan kedepan oleh para pelayan.
“Pemerintah Kota (Pemkot) dan Gereja harus terus berkolaborasi, bersinergi, karena umat GPM adalah warga kota yang terus mensupport pemerintah, termasuk di Klasis Kota. Pemkot harapkan dukungan terus dari Gereja untuk mewujudkan kota Ambon yang semakin maju,” pungkasnya.
Diketahui, pada kesempatan syukur HUT ke-51 Klasis Kota Ambon, dibagikan bingkisan kasih kepada majelis jemaat tertua di 21 Jemaat, tuagama dan pegawai kantor Klasis. (NS)



