
Tual,Nunusaku.id,- Belum lama ini 30 siswa di Desa Tepa Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) alami keracunan akibat konsumsi makanan bergizi gratis (MBG) yang disuplai.
Sebelumnya, beberapa waktu lalu, puluhan pelajar di salah satu sekolah di Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon juga sakit perut dan dirawat lantaran terpapar keracunan MBG.
Tak lama kemudian, giliran kasus itu menimpa Sekolah Dasar Negeri 19, Kota Tual. Sebanyak 17 pelajar keracunan MBG yang disantap dari suplai Yayasan 1 Mangon selaku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kamis (18/9).
Mereka yang keracunan terdiri dari siswa/i kelas 3 hingga 6. Dengan rincian, siswa kelas 4 sebanyak 8 orang, 3 orang kelas 5, kemudian kelas 6 ada 4 orang dan kelas 3 itu dua (2) orang.
Kejadian itu menggemparkan orang tua siswa hingga para guru dan masyarakat setempat. Hingga saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Maren Tual.
Kapolres Tual, AKBP, Adrian S.Y. Tuuk membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Marem Tual.
“SDN 19 kalau tidak salah. Tadi (kemarin-red) sekitar jam 10.30 WIT. setelah mendapat laporan dari guru. Kemudian setelah dicek jam 11 korban sudah dibawa ke RS Marem Tual. Yang keracuanan 17 siswa,” jelasnya via WhatsApp, Kamis (18/9) malam
Akan tetapi setelah mendapat perawatan medis dengan cepat dari dokter, Kapolres mengaku, kondisi siswa/i saat ini sudah membaik
“Kondisi siswa sudah mulai membaik, sudah sehat, setelah diberi obat inpus. Namun saat ini mereka masih dalam rawat inap dan ditemani orang tua masing-masing,” pungkasnya. (NS)

