
JAKARTA,Nunusaku.id,- Provinsi Maluku kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dibawah kepemimpinan Gubernur, Hendrik Lewerissa (HL) dan Wakil Gubernur, Abdullah Vanath (AV).
Terbaru, raihan peringkat ke-2 nasional dalam kategori Penggerak Pembangunan Daerah Terpencil berhasil ditorehkan pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku pada ajang penganugerahan Mandaya Awards 2025.
Puncak penganugerahan yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia itu berlangsung di Ballroom Plaza Jamsostek, Jakarta, Kamis (16/10).
Selain Menko Muhaimin Iskandar, ajang itu juga dihadiri sejumlah Menteri yakni Menteri Koperasi dan UKM RI Maman Abdurrahman, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal A. Riza Patria, serta Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah.
Penghargaan untuk Maluku diterima Kepala Perwakilan Pemprov Maluku di Jakarta, Saiful Indra Patta, mewakili Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Piagam dan trofi diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar.

Mandaya Awards merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap dedikasi dan kontribusi pemerintah daerah, lembaga, maupun individu dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan nasional.
Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh daerah agar terus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan dan pembangunan di wilayah terpencil melalui pendekatan kolaboratif.
Sementara itu, penghargaan yang diterima Provinsi Maluku menjadi pengakuan atas komitmen dan keberhasilan Pemerintah Daerah dalam menggerakkan program pemberdayaan masyarakat desa, terutama di wilayah kepulauan dan daerah tertinggal.
Kemenko bidang Pemberdayaan Masyarakat dalam penilaiannya mempertimbangkan rekam jejak dari berbagai media, capaian program, serta dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.
Penyelenggaraan Mandaya Awards 2025 ini juga bagian dari implementasi Instruksi Presiden nomor 8 tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, sebagai upaya untuk memberikan apresiasi, semangat, dan akselerasi dalam gerakan pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia.
Penghargaan ini tegaskan komitmen Maluku dibawah kepemimpinan Gubernur HL untuk terus menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan hingga ke pelosok negeri, sesuai semangat “Dari Pulau ke Pulau, Membangun dari Pinggiran” Par Maluku pung Bae. (NS)





