
AMBON,Nunusaku.id,- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan kembali meneguhkan kepercayaan kepada Benhur George Watubun (BGW) sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Maluku periode 2025–2030.
Penetapan tersebut diumumkan dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) yang berlangsung di Hotel Santika Premiere Ambon, Minggu (2/11/2025), dengan mengusung tema “Kedaulatan Maritim Maluku, Jalan Politik Kerakyatan Menuju Keadilan Sosial.”
Sedangkan Sekretaris dan Bendahara DPD yang dipilih BGW bersama formatur yaitu Nancy Purmiasa dan Andre Taborat.
Konferda dibuka Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dihadiri Ketua DPP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun serta jajaran pengurus DPP dan DPC dari 11 kabupaten/kota se-Maluku.
Dalam kesempatan itu, Benhur yang juga Ketua DPRD Maluku sekaligus mengumumkan 24 fungsionaris yang akan membantunya di pengurus DPD.
Pelantikan dan pengambilan sumpah sebagai pengurus DPD PDI Perjuangan Maluku masa bakti 2025-2030 dilakukan Sekjen, diikuti pembacaan komitmen dan penandatanganan.
BGW menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, serta jajaran DPP atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
“Kami ingin menyampaikan terima kasih kepada Ibu Ketua Umum, bapak Sekjen, dan seluruh jajaran DPP. Mulai besok, kita tidak boleh banyak bicara kita harus bicara dengan kerja,” tegasnya di hadapan peserta Konferda.
Benhur menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif PDI Perjuangan Maluku dari delapan menjadi sembilan hingga sepuluh kursi pada Pemilu 2029. Target itu, katanya, hanya bisa dicapai melalui soliditas organisasi dan disiplin kader di semua tingkatan.
Dirinya juga menegaskan tiga pesan penting dari DPP kepada jajaran DPD Maluku: menjaga persatuan, menghindari penyimpangan kebijakan, dan menegakkan transparansi keuangan partai.
“Persatuan berarti ketika ada yang tidak suka dengan kita, kita tetap harus merangkul mereka sebagai teman. Semua kebijakan harus dilakukan untuk kepentingan bersama, bukan pribadi atau kelompok tertentu,” ujarnya.
Soal pengelolaan keuangan, Benhur mengingatkan agar setiap pengurus berhati-hati dan bertanggung jawab penuh.
Dalam arah politik ke depan, Benhur menekankan pentingnya kerja nyata di lapangan. Ia meminta seluruh jajaran DPD untuk turun langsung ke masyarakat dan memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput.
“Menjaga persatuan juga berarti kita harus turun ke bawah, merangkul yang setuju maupun yang tidak setuju. Orang-orang di bawah struktur kita adalah garda depan partai, mereka tidak boleh dipandang rendah,” katanya.
Ia juga menyambut arahan Sekjen Hasto Kristiyanto agar DPD memperhatikan DPC-DPC yang masih lemah dalam konsolidasi menjelang tahun politik 2029.
Konferda dan Konfercab PDI Perjuangan Maluku kali ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur, mesin politik, dan semangat gotong royong partai di wilayah kepulauan ini.
Dengan kembalinya Benhur Watubun memimpin DPD, PDI Perjuangan Maluku diharapkan semakin solid, disiplin, dan berorientasi pada kerja nyata rakyat.
“Kemenangan bukan ditentukan siapa yang paling keras berbicara, tetapi siapa yang paling konsisten bekerja untuk rakyat,” tutup Benhur. (NS-02)





