Kelompok Disabilitas Diajak Bahas & Rumuskan RPJPD Kota Ambon 20 Tahun
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- Kelompok penyandang disabilitas dari Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Maluku diajak Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon untuk hadir Musyawarah Perencanaan Pembangunan guna memberi sumbang saran atas Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Ambon tahun 2025-2045 atau 20 tahun kedepan.

HWDI Maluku diwakili Ketua, Mince Rumlaklak. Selain HWDI, sejumlah kelompok masyarakat termasuk forum anak kota Ambon juga dilibatkan dalam kegiatan yang mengusung tema “Ambon Manis yang Tangguh, Sejahtera, Maju dan Berkelanjutan”, Kamis (16/5).

Termasuk pula Dandim 1504/Ambon yang diwakili Pjs. Kasdim Ambon Letkol Inf La Ala Buton, pimpinan perguruan tinggi, Forkopimda Kota Ambon, para pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, Camat, Kades/Raja dan Lurah.

Saat membuka kegiatan itu, Pj. Walikota Ambon Bodewin Wattimena mengatakan betapa pentingnya langkah-langkah kecil yang diambil saat ini dalam menentukan arah pembangunan Kota Ambon untuk 20 tahun kedepan.

Dia berharap agar proses yang dilakukan saat ini dapat memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Ambon.

“Kegiatan Musrenbang RPJPD in tahapan lanjutan dari forum konsultasi publik rencana awal RPJPD dan forum lintas perangkat daerah penyusunan RPJPD Kota Ambon tahun 2025-2045. Tujuannya untuk mendapatkan masukan yang terukur guna menyempurnakan rancangan RPJPD Kota Ambon demi mendukung visi besar Indonesia emas tahun 2045,” kata Bodewin.

Bodewin juga menjelaskan langkah-langkah menuju visi tersebut, antara lain mewujudkan sumber daya manusia berkualitas, ekonomi berbasis sumber daya lokal, tata kelola pemerintahan yang bersih, dan lingkungan perkotaan yang tangguh dan harmonis.

“Dalam mendukung rencana besar ini, tahapan pembangunan Kota Ambon terdiri dari pembuatan pondasi transformasi bidang sosial ekonomi dan tata kelola, akselerasi transformasi bidang sosial ekonomi dan tata kelola, penguatan daya saing daerah, dan perwujudan Ambon manis yang tangguh, sejahtera, maju, dan berkelanjutan,” jelas Bodewin.

Musrenbang ini tambahnya, diharapkan akan mendorong konsistensi dan integrasi perencanaan kota Ambon dengan tahapan pembangunan 20 tahun kedepan. Meski begitu, disadari akan ada banyak perubahan dan tantangan yang akan dihadapi kedepan.

“Hanya dengan konsistensi semua itu bisa terwujud. Saya harapkan, apa yang sudah kita lakukan selama ini dia bisa berdampak bagi kota dan masyarakat. Tentu tidak bisa kita lakukan sendiri, butuh kerjasama dan kolaborasi dengan semua pihak,” pungkasnya. (NS)

Views: 5
Facebook
WhatsApp
Email