
AMBON,Nunusaku.id,- Kejutan datang dari hari terakhir jelang penutupan pendaftaran bakal calon (Bacalon) Walikota-Wakil Walikota Ambon periode 2024-2029 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Kamis (29/8).
Dimana partai Buruh dengan memiliki satu (1) kursi di parlemen Kota Ambon dan partai non seat yaitu PBB, Gelora, PKN dan Ummat bersepakat mengusung kader senior PDI Perjuangan, Muhammad Tadi Salampessy dan Emilih Dominggus Luhukay untuk maju di pemilihan Walikota (Pilwakot) Ambon.
Kepastian itu ditandai dengan didaftarnya Tadi-Luhukay oleh para pimpinan kelima partai itu ke KPU Kota Ambon di kawasan Negeri Passo Kecamatan Teluk Ambon, sekira pukul 22.45 WIT atau 1,15 jam menjelang penutupan.
Tak ada euforia atau iring-iringan panjang saat keduanya datang ke KPU. Hanya beberapa mobil dan motor dari partai pengusung dan simpatisan mengantar Tadi yang kenakan kain merah di kepala bersama Luhukay, yang seorang pengusaha di Jawa.
Setelah penyerahan fisik dokumen syarat pencalonan dan calon kepada Ketua KPU Kota Ambon Kaharudin Mahmud dan jajaran disaksikan pimpinan Bawaslu Kota, lalu diteliti secara saksama dengan dokumen yang diupload di SILONKada, dokumen Tadi-Luhukay dinyatakan lengkap.
“Sesuai hasil pemeriksaan dokumen, diteliti oleh staf dan diawasi Bawaslu, dokumen pasangan Bacalon Walikota-Wakil Walikota Ambon Muhamad Tadi Salampessy-Emilih Dominggus Luhukay sah dan lengkap,” sebut Kaharudin.

Selanjutnya pihaknya kata Kahar, nantinya akan menyampaikan surat pengantar untuk masuk tahap pemeriksaan kesehatan di RSUP Leimena Ambon.
Kepada awak media, Tadi mengaku, proses pendaftaran hari ini bisa terjadi karena Allah SWT yang memberikan spirit kepadanya dan calon Wakil Walikota untuk berani mendaftar ke KPU.
“Saya memang sudah bertekad maju, makanya kita usaha dan akhirnya mendapat dukungan partai Buruh, PBB, PKN, Gelora dan Ummat. Beberapa alasan maju karena sejak leluhur, Ambon ini sudah kaya dan jadi kota jasa. Sehingga naif kalau ada pengangguran dan kemiskinan,” sebutnya.
Oleh sebab itu, dengan background yang dimiliki sebagai mantan kepala Kantor Pos dan seorang Kontraktor, Tadi berjanji akan majukan kota Ambon lima tahun kedepan, dengan menjadikan Ambon kota mutiara perikanan dunia, akan tingkatkan UMR hingga Rp 5 juta.
“Visi ekonomi kami sudah rancang untuk siap bangun Kota Ambon jika kami terpilih. Saya terlahir dari keluarga miskin dan jadi pengusaha karena kerja keras. Kita ingin jadikan pemerintahan yang bersih, kembalikan kepada rakyat sebagai pemegang mandat utama,” tandas Luhukay. (NS)



