Kasus Penebangan Pohon Cengkih & Pala Milik Warga Seriholo Diusut Polres SBB
IMG-20250715-WA0044

AMBON,Nunusaku.kd,- Penutupan jalan sempat dilakukan warga Seriholo setelah sejumlah pohon cengkih dan pala yang berada di dusun Tekelatatui Desa Seriholo, Kecamatan Amalatu, Kabupaten SBB diduga ditebang orang tak dikenal (OTK).

Tanaman umur panjang yang ditebang OTK milik keluarga Dominggus Maateka (67). Terdiri dari 1 pohon pala dan 4 pohon cengkih. Sementara tanaman milik Dominggus Maateka (37) yang ditebang yakni 2 pohon cengkih.

“Menurut keterangan pemilik lahan, penebangan pohon pala dan pohon cengkih di lokasi Tekelatatui terjadi sekitar pukul 05.30 Wit,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, Senin (15/9).

Warga yang tidak terima dengan kejadian tersebut kemudian melakukan aksi penutupan jalan sekitar pukul 09.00 Wit menggunakan batang pohon cengkih dan pala yang ditebang OTK. Mereka menuntut agar pelaku penebangan ditangkap.

Tak lama setelah aksi penutupan jalan, Kapolsek Kairatu Timur Ipda Lodewyk R. Alfons bersama personil bergegas menuju TKP untuk koordinasi dan negosiasi.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar dapat bersama-sama menjaga kamtibmas, dengan membuka kembali penutupan akses jalan trans Seram. Negosiasi berhasil, jalan dibuka.

“Pukul 11.30 WIT penutupan jalan akhirnya dibuka masyarakat. Saat ini arus lalulintas telah berjalan aman dan lancar,” ungkapnya.

Kabid Humas mengatakan saat ini tim penyidik Satreskrim Polres SBB telah mendatangi lokasi penebangan dan sudah memasang garis polisi.

“Kapolres SBB juga akan bertemu dengan Camat Kairatu Timur dan Raja dari kedua Desa tetangga yaitu desa Seriholo dan desa Hualoy untuk mencegah berkembangnya isu yang bersifat provokasi di kemudian hari,” jelasnya.

Polda Maluku menghimbau masyarakat agar dapat menahan diri dan mempercayai aparat kepolisian untuk menyelidiki kasus tersebut.

“Kami menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan mudah percaya dengan isu-isu yang berkembang. Jangan main hakim sendiri, dan percayakan kepada kami untuk mengusut kasus ini,” pintanya.

Saat ini, aparat gabungan dari Polsek Kairatu Timur, Polsek Kairatu, Satgas BKO 732 Kabaresi Pos Tomalehu yang dipimpin Kapolsek Kairatu Timur didampingi Danpos Satgas BKO 731 Kabaresi Sertu I. Latutupraya telah amankan lokasi kejadian. (NS)

Views: 7
Facebook
WhatsApp
Email