Kapolresta Ambon: Keamanan Jadi Fondasi Pembangunan, Kolaborasi Warga Cegah Konflik
IMG-20260811-WA0023

AMBON,Nunusaku.id,- Keamanan dan rasa percaya ditengah masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan Kota Ambon. Pembangunan tidak hanya dimaknai sebatas pembangunan infrastruktur, jalan maupun gedung, tetapi juga harus ditopang kehidupan masyarakat yang aman, harmonis dan penuh rasa saling percaya.

Hal itu disampaikan Kapolresta Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho disela Dialog Kebangsaan “Bacarita Kota Ambon for Ambon Pung Bae”, Selasa (11/08/2026).

Menurut Andrias, keamanan merupakan salah satu fondasi utama dalam proses pembangunan. Sebab, pembangunan akan berjalan baik apabila masyarakat miliki rasa aman serta ruang yang memungkinkan terbangunnya keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari.

“Keamanan berbicara pembangunan. Maksud kami, kita tidak berbicara hanya bagaimana membangun jalan, membangun infrastruktur atau membangun gedung-gedung. Tetapi dalam pembangunan dibutuhkan rasa aman, rasa percaya dan ruang-ruang harmoni di kehidupan sehari-hari,” ujar Andrias.

Ia menegaskan, menciptakan keamanan dan menjaga kedamaian bukanlah tanggung jawab Polri semata. Menurutnya, situasi keamanan yang kondusif merupakan hasil dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Dalam pelaksanaannya, keamanan tidak bisa dilaksanakan oleh Polri saja. Itu adalah hasil dari kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Karena itu, ia menilai kegiatan “Bacarita Kota Ambon” memiliki arti penting sebagai ruang komunikasi dan dialog bersama. Forum seperti ini dapat menjadi wadah bagi berbagai elemen masyarakat untuk membicarakan persoalan yang dihadapi Kota Ambon secara terbuka dan mencari solusi bersama.

Andrias menyebut, keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, media, LSM maupun berbagai unsur lainnya sangat dibutuhkan dalam membangun komunikasi yang baik.

“Jadi seluruh elemen bersatu padu, berbicara, membedah masalah. Ketika kita sama berpikir, sama merasa, dari tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, media, LSM, sering berbicara dan terjalin komunikasi yang baik,” katanya.

Menurutnya, komunikasi yang terbangun secara baik di antara seluruh elemen masyarakat dapat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik.

Ia menilai, berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat pada dasarnya dapat dicarikan jalan keluar apabila seluruh pihak memiliki ruang komunikasi dan kemauan untuk menyelesaikannya bersama.

“Ketika terjadi komunikasi yang baik, sebenarnya masalah-masalah yang ada bisa diselesaikan sebelum konflik terjadi. Itu tujuannya,” pungkasnya.

Melalui semangat “Bacarita Kota Ambon for Ambon Pung Bae”, Kapolres berharap budaya dialog dan komunikasi antarelemen masyarakat terus diperkuat. Dengan demikian, keamanan, persaudaraan dan keharmonisan dapat menjadi modal bersama dalam mewujudkan pembangunan Kota Ambon yang lebih baik. (NS-02)

Views: 1
Facebook
WhatsApp
Email