
AMBON,Nunusaku.id,- Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol. Driyano Andri Ibrahim mengecek persiapan acara Tradisi Adat 7 Syawal Pukul Sapu di Negeri Mamala dan Morella Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah yang akan dihelat, Rabu (17/4).
Diketahui, adat pukul sapu di kedua negeri itu merupakan tradisi yang sering dilakukan sepekan pasca hari raya Idul Fitri. Dalam lawatanya itu, Kapolresta didampingi Kasat Reskrim AKP. La Beli dan Wakapolsek Leihitu Ipda M. Irwan Nismon, Bhabinkamtibmas Mamala Aipda Amran Maruapey dan Morella Bripka Gusman Wes.
Saat kunjungan pengecekan lokasi acara adat, Minggu (14/2/2024), Kapolresta disambut Raja kedua negeri, Ketua Saniri serta panitia.
Driyano meminta Raja, tokoh agama, perangkat adat serta tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat untuk selalu mendukung dan menjalin hubungan kerjasama yang baik dengan pihak kepolisian.
Hal itu penting guna senantiasa menjaga situasi dan kondisi agar tetap aman dan kondusif khususnya di wilayah Mamala dan Morella termasuk di seluruh wilayah Jazirah Leihitu dan sekitarnya.
“Saya berharap acara tradisi Pukul Sapu yang sudah menjadi icon Maluku tetap dilestarikan dan harus dapat menaikkan citra Maluku dan memberikan gambaran ke masyarakat luas bahwa Maluku adalah daerah yang nyaman, indah dan penuh damai,” tandasnya.
Hal hal yang berkesan tidak baik dan negatif menurutnya, harus dihilangkan sehingga tidak ada stigma buruk masyarakat luar tentang daerah Maluku. Dengan begitu, siapapun yang mau berkunjung ke tanah ini, akan merasa aman.
Raja Mamala, M. Ramli Malawat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Kapolresta yang bersedia meninjau kesiapan acara dan jajaran yang peduli untuk memback up penuh jalannya acara tradisi pukul sapu.
“Ini semua demi menjaga situasi keamanan di dua negeri ini agar acara tradisi Pukul sapu dapat terlaksana dengan baik, aman dan lancar,” pungkas Malawat. (NS)





