
AMBON,NUNUSAKU.ID,– Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Andrias Susanto Nugroho menekankan pentingnya peran perempuan, khususnya para ibu, dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus menjadi penggerak perdamaian ditengah masyarakat.
“Perempuan tidak hanya perlu mendapatkan perlindungan, tetapi juga dapat berperan sebagai mediator dalam menyelesaikan persoalan sosial dan mencegah konflik,” tandas Andrias saat Bacarita Kamtibmas bersama masyarakat Desa Galala, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Rabu (28/10/26).
Kegiatan yang berlangsung di bawah Jembatan Merah Putih (JMP) tersebut menjadi wadah komunikasi antara kepolisian dan masyarakat untuk membahas berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Bacarita Kamtibmas dihadiri Ketua Ranting Bhayangkari Cabang kota Ambon Ny. Maria Andrias Susanto, Kepala Desa Galala Jemima A.M. Yoris, sejumlah pejabat utama Polresta Ambon, personel Polsek Sirimau, perangkat RT/RW, Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), serta sekitar 35 warga Desa Galala.
Andrias juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan melalui nilai-nilai pela gandong serta memperkuat peran keluarga dalam menanamkan nilai moral dan membentuk karakter anak sejak dini.
“Jangan ragu memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila menemukan gangguan Kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian. Pelaporan yang cepat diharapkan dapat membantu petugas merespons kejadian dan mencegah permasalahan berkembang lebih luas,” harapnya.
Dalam sesi dialog, Kepala Desa Galala menyebut, koordinasi antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan FKPM selama ini telah berjalan dengan baik. Ia juga meminta agar patroli kepolisian lebih ditingkatkan, terutama untuk mengantisipasi persoalan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perkelahian, dan gangguan keamanan lainnya.
Sementara itu, perwakilan masyarakat, Frans Holland, menyoroti pentingnya keterlibatan ibu-ibu dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Ia juga menyampaikan pertanyaan mengenai tindakan terhadap anggota kepolisian yang diduga mengonsumsi minuman keras bersama masyarakat.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolresta menegaskan, kepolisian terbuka terhadap kritik dan laporan masyarakat. Ia menyatakan, masukan dari warga akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin tepat sasaran, termasuk menindaklanjuti permintaan peningkatan patroli di wilayah Desa Galala.
“Apabila terdapat anggota yang melakukan pelanggaran, masyarakat dipersilakan melaporkannya agar dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Andrias.
Ketua Ranting Bhayangkari Cabang kota Ambon, Ny. Maria Andrias Susanto, turut mengingatkan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam memberikan kasih sayang, pendidikan moral, dan penanaman nilai-nilai agama kepada anak sejak usia dini.
“Hal tersebut penting untuk mencegah perilaku menyimpang, perundungan, serta tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tukas Maria.
Melalui kegiatan Bacarita Kamtibmas ini, Polresta Ambon berharap komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat semakin kuat. Keterlibatan aktif warga, dukungan keluarga, serta kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat membantu mencegah gangguan kamtibmas dan menjaga kerukunan di wilayah Kota Ambon. (NS)





