
AMBON,Nunusaku.id,- Bentrok antar dua kelompok pemuda kembali terjadi di Maluku Tenggara, Minggu (16/3/25) dini hari.
Dalam insiden tersebut, kedua kelompok terlibat saling serang dengan senjata tajam, panah, dan senapan angin dan mengakibatkan dua orang tewas serta 14 orang luka-luka termasuk aparat kepolisian.
Kapolda Maluku Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan turut prihatin dan menyesali insiden bentrokan yang terjadi dalam momen bulan suci Ramadhan yang merupakan bulan penuh berkah dan ampunan. Dimana seharusnya masyarakat dapat hidup berdampingan dengan damai dan memperbanyak amal ibadahnya.
Menurutnya, insiden tersebut telah menciptakan keresahan di kalangan masyarakat dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai kedamaian “Ain Ni Ain” yang selama ini dijunjung tinggi masyarakat Kei.
“Bentrokan semacam ini tidak hanya merusak ketenangan, tetapi juga mencemarkan nama baik daerah yang kental dengan nilai-nilai adat tersebut,” ungkap Eddy kepada awak media, Rabu (19/3).
Polda Maluku akuinya, telah mengambil langkah-langkah cepat dan tegas untuk menangani situasi ini. Tim gabungan dari kepolisian dan TNI telah diterjunkan untuk melakukan penyelidikan.
“Semua pelaku yang terlibat dalam insiden tersebut akan diproses secara hukum,” tegas Jenderal Bintang Dua itu.
Dirinya memastikan, tindakan tegas akan diberikan ke semua pihak yang terlibat dalam bentrokan ini, baik sebagai pelaku utama maupun provokator, agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
“Tidak ada ruang bagi siapapun yang melakukan tindakan kekerasan dan merusak kedamaian,” ungkap Kapolda.
Lebih lanjut, Eddy mengimbau seluruh masyarakat Maluku, terutama para pemuda, untuk tidak terprovokasi dan terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Sebab Polda Maluku tambahnya, berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan, serta memastikan setiap permasalahan yang muncul segera diselesaikan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.
“Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana aman dan damai di Maluku, demi masa depan yang lebih baik dan sejahtera. Karena menciptakan keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat merupakan tanggungjawab bersama,” tutupnya. (NS)





