
AMBON,Nunusaku.id,- Peningkatan layanan air bersih di wilayah Kezia hingga Kudamati Atas oleh Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Yapono telah memasuki tahap akhir.
Pembangunan jaringan dan penambahan pompa baru yang ditargetkan dapat menjawab keluhan warga di kedua wilayah itu terkait kurangnya pasokan air bersih selama ini sudah terjawab, Rabu (10/12/25).
Plt Direktur Perumdam Tirta Yapono, Piet Saimima menjelaskan, infrastruktur yang disiapkan ini memungkinkan pelayanan air bersih yang lebih terarah dan merata bagi masyarakat untuk dinikmati, terutama di Kezia dan Kudamati Atas.
“Kita punya target itu minggu depan sudah lakukan peresmian. Jadi diharapkan masyarakat Kudamati Atas dan Kezia itu sudah bisa peroleh air sebelum Natal,” ungkapnya.
Setelah itu, lanjut Saimima pihaknya akan mulai melakukan survey minat pada pelanggan yang nantinya akan berlangganan pada daerah dimana jaringan Perumdam Tirta Yapono terpasang.
Diharapkan, kerja ini paling tidak sudah bisa menjawab sebagian besar kebutuhan masyarakat yang ada di dua titik tersebut.
“Kalaupun ada kurang-kurang kita akan tindaklanjuti nanti 2026, karena harapan kita bersama dalam hal ini Walikota, Wakil Walikota dan Kadis PU seluruh daerah perbukitan terbangun jaringan bisa diselesaikan. Karena program prioritas nomor 1 ialah ketersediaan “Air Bersih”,” tegasnya.

“Jadi ada program di dinas PU lalu dialihkan ke Perumdam untuk melaksanakan pengembangan jaringan akan tetapi tetap diawasi PU,” tandas mantan Kadishub Kota Ambon itu.
Sejauh ini tambahnya, yang sudah dilakukan pengembangan jaringan air bersih telah mencapai 4 Kilo yang diambil sumber mata airnya dari Wainitu.
“Jadi air di Wainitu kita hitung sampai di Kezia mencapai 4,1 kilo/4.100 meter. Awalnya mesin pompa kita hanya satu untuk melayani. Sekarang kita kasih pelayanan tunggal disini. Jadi ada mesin baru yang kita sudah buat pelayanan baru itu hanya untuk Kezia, Wara, Pensip dan Kudamati Atas,” akunya.
Selain Kudamati Atas dan Kezia, tambahnya, pengembangan jaringan air bersih di tahun 2025 ini masih menyisahkan Ponegoro Atas yang beberapa waktu lalu sudah disurvey. Dengan target 2026 lebih banyak lakukan pengembangan sumur baru air bersih.
“Kalau sumur baru kita kembangkan, berarti ketersediaan air itu tersedia, maka akan mampu berikan pendistribusian kepada masyarakat kota Ambon,” bebernya.
Pasalnya, target Walikota-Wakil Walikota, tambahnya, tahun 2030 warga Kota Ambon yang terlayani Perumdam Tirta Yapono sudah bisa mendapat air bersih dengan baik dan layak, tanpa lagi ada persoalan air bersih.
“Sesuai anggaran dan masuk konsesi Tirta Yapono, prioritas pengembangan air bersih di tahun 2026 nanti di Lateri dan Wayame. Dimana saat ini sudah ada pengembangan debit airnya,” tambah Kepala Dinas PUPR Kota Ambon, Melly Latuihamallo. (NS)





