Kadin Wajib Bantu Pemda Capai Pertumbuhan Ekonomi Maluku Lebih Baik
IMG-20240824-WA0018

AMBON,Nunusaku.id,- Puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) turut semarakkan rapat pimpinan provinsi (Rapimprov) dan forum Bisnis Kamar Dagang Industri (Kadin) Provinsi Maluku, Sabtu (24/8/24).

Ketua umum Kadin Maluku, M.A.S Latuconsina menyebut, Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dan organisasi pengusaha wajib membantu pemerintah daerah (Pemda) dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

“Kadin ini kan mitra strategi pemerintah sesuai Undang-undang nomor 187, bahwa Kadin adalah organisasi pengusaha Indonesia. Peran kita, kita berharap sinergitas dengan Pemda itu harus berjalan selaras,” akunya.

Selama ini akui Sam, panggilan akrabnya, memang ada miss antara Kadin Provinsi dan Pemda Maluku. Karena itu Kadin mulai start dengan mengadakan Rapimprov. Ini agenda organisasi yang secara rutin dilaksanakan setiap tahun.

Dalam Rapimprov, ada dua agenda, pertama adalah pameran UMKM. Dimana Kadin bukan saja sebagai organisasi pengusaha elit, tetapi juga menaungi dan bersinergi dengan UMKM di Maluku agar mereka naik kelas.

Kedua, agenda terpenting yaitu forum bisnis. Diharapkan dalam diskusi di forum bisnis nanti akan melahirkan rekomendasi-rekomendasi, hambatan-hambatan apa saja selama ini yang terjadi sehingga investasi di Maluku tidak bisa masuk atau masuk tapi tidak kemudian berkelanjutan.

“Jangankan investasi swasta, investasi pemerintah dalam bentuk pembangunan Ambon New Port itu kan gagal lalu swasta mau masuk seperti apa. Pemerintah aja tidak bisa berlanjut,” urai mantan Wakil Walikota Ambon itu.

Dia berharap, lewat forum bisnis ini, kendala-kendala bisa diurai dan dapat titik temu dengan pemerintah daerah. Karena diundang pemerintah daerah untuk menjadi salah satu narasumber, disamping Kadin Indonesia, anggota DPR-RI dapil Maluku Hendrik Lewerissa.

“Awalnya kita berharap Menteri Investasi hadir karena sebagai putra Maluku. Kita berharap ada sentuhan khusus dari Kementerian investasi. Tapi di injuri time, Menteri Bahlil Lahadalia diroling ke Menteri ESDM,” tandasnya.

Ditegaskan, Kadin Provinsi Maluku akan gelar lagi Musprov yang rencananya Desember. Sebab itu segala hal dan agenda akan dirancang lebih dimatang, apalagi dengan kepemimpinan Gubernur Maluku yang baru.

“Mungkin dari situ titik-titik temunya kita berusaha untuk bagaimana Kadin juga sebagai organisasi pengusaha membantu pemerintah daerah dalam mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih baik,” pungkasnya.

Diketahui, Rapimprov dan forum Bisnis Kadin Maluku 2024 itu dibuka Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasyid bersama anggota DPR-RI dapil Maluku, Hendrik Lewerissa dan Pj Sekretaris Daerah Maluku, Syuryadi Sabirin. (NS)

Views: 6
Facebook
WhatsApp
Email