Kader Gerindra Minta Lawan Politik Tak Main Isu Murahan Jatuhkan HL
d3f9de028147cf716311d9476662fb61_1

AMBON,Nunusaku.id,- Isu liar menjelang konstelasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku yang akan dihelat 27 November 2024 mendatang makin memanas.

Apalagi dengan munculnya nama Hendrik Lewerissa, Ketua DPD Gerindra Maluku yang juga Ketua Tim Pemenangan Capres Prabowo Subianto-Cawapres Gibran Rakabuming Raka sebagai salah satu kompetitor merebut kursi orang nomor satu di Maluku.

Santer dan paling hangat, ialah isu berseliweran dimainkan “lawan” politik dengan melempar wacana ke publik tentang adanya upaya Lewerissa bergaining position menjadi bakal calon (Bacalon) Wakil Gubernur berpasangan dengan Murad Ismail.

Isu itu sudah tentu sangat “murahan” dan sebagai upaya mendowngrade popularitas dan elektoral seorang HL, yang diketahui publik Maluku merupakan orang dekat Presiden Indonesia terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto.

Pasalnya, HL sudah terang-terangan dan terbuka meniatkan hati maju ke pesta demokrasi Maluku sebagai kontestan calon Gubernur (Cagub). Hal itu berangkat dari telah adanya “restu” Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Apalagi, pasangan bakal calon Wakil Gubernur (Bacawagub) Murad Ismail telah jelas diketahui publik yaitu Michael Wattimena. Dimana keduanya bahkan sudah mendapat surat penugasan dari dua partai politik.

“Isu itu sama sekali tidak benar. HL masih konsisten untuk calon Gubernur (Cagub) sesuai perintah partai dan ketua umum pak Prabowo Subianto. Tidak ada manuver atau bergaining position apapun dan dengan siapapun,” tegas HL kepada media ini, Jum’at (7/6).

Penegasan HL, anggota DPR-RI dapil Maluku itu pun turut didukung kadernya, Alfarizi. Dia meminta lawan politik agar tidak takut dengan kehadiran HL di pentas Pilkada Maluku dengan memainkan isu murahan yang tidak produktif.

“Isu atau wacana yang dilempar ke publik bahwa seorang Hendrik Lewerissa manuver atau bergaining position menjadi Cawagub MI sama sekali tidak berfaedah, keliru dan bisa dibilang murahan,” tandas Alfarizi di Ambon, Sabtu (8/6).

Menurutnya, sebagai politisi nasional yang sudah makan asam garam dan orang yang saat ini dekat dengan kekuasaan, Gerindra dan khususnya HL pasti telah berhitung secara matang setiap langkah politik.

Karena itu kemantapan menuju panggung politik Pilkada Maluku jadi momentum yang tepat dan tidak bisa ditawar. Seiring pula dengan tampuk kepemimpinan nasional kedepan yang harus selaras kebijakannya ke daerah, butuh chemistry antara kepala negara dan kepala daerah.

“Bergaining position yang dilakukan HL malah terkait kepentingan bersama yaitu bertekad membawa Maluku kedepan keluar dari keterpurukan, ketertinggalan. Tentu caranya mensinergikan kebijakan pemerintah pusat dengan daerah. Pak Prabowo pasti paham, soal ini HL bisa diandalkan jika jadi Gubernur Maluku,” urainya.

Sebab itu, menurut Fariz, pantang untuk HL “bergaining position” terhadap sesuatu hal yang diluar nalar politik. Karena perintah dari Ketua Umum Prabowo Subianto telah jelas memberi ruang kepada kader Gerindra berproses di Pilkada dan konsistensi HL sejauh ini tidak berubah, calon Gubernur Maluku.

Bahwa soal pendampingnya nanti, Fariz yakin akan ada kejutan dilakukan, sebab banyak figur potensial Maluku sudah dikantongi baik politisi, profesional maupun birokrat.

Namun diharapkan itu adalah orang tepat bagi Maluku lima tahun kedepan, berpengalaman serta berpeluang menang jika disandingkan bersama HL, dengan siapapun kompetitornya nanti.

“Kami harapkan masyarakat Maluku dan khususnya kader Gerindra, simpatisan dan relawan HL, agar tidak terhasut oleh informasi sesat dari segelintir orang yang disebar untuk menjatuhkan kapasitas seorang HL,” harapnya. (NS)

 

Views: 10
Facebook
WhatsApp
Email