Jumpai Kadensus 88AT Maluku, Ini Harapan Pengurus Komunitas Eks Napiter
IMG-20240915-WA0033-768x432

AMBON,Nunusaku.id,- Pengurus dan anggota Komunitas Bangkit Maju Bersama (BMB) beraudens dengan Ka Satgaswil Maluku Densus 88AT Polri Kombes Pol I. Wayan Sukarena bersama anggota identifikasi dan sosialisasi (Idensos) di Ambon, Senin (16/9).

Diketahui, komunitas BMB berisikan para mantan narapidana terorisme (Napiter) dan simpatisan yang pernah terpapar paham radikalisme.

Ketua komunitas BMB, Faisal Tatawalat katakan, dalam pertemuan tersebut, pihaknya menyampaikan program kerja. Diantaranya kedepan pengurus dan anggota BMB inginkan komunitas ini secepatnya bisa menjadi satu yayasan yang diakui dan mempunyai legal standing.

Sebab kata dia, tujuan utama BMB eksis yaitu bagaimana bisa memanusiakan manusia, ingin merangkul semua elemen masyarakat yang pernah terpapar paham radikalisme dan terorisme.

“Harapan kami minimal tahun depan komunitas BMB ini bisa meningkat statusnya sebagai yayasan yang diakui dan legal, agar jelas dalam eksistensinya,” tandas Faisal bersama Nilwan Wahyudi, sekertaris komunitas BMB dan penasehat.

Selain itu menurut Faisal, kedepan pihaknya juga akan berupaya menjalin kerjasama dengan semua instansi pemerintahan, termasuk Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KemenkumHAM) Wilayah Maluku.

“Ini telah kami awali pada pekan sebelumnya, dimana pengurus serta anggota komunitas BMB telah melakukan audiensi dengan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Maluku. Beliau menyambut baik kami dan berharap kegiatan positif bisa terjalin kedepan,” akuinya.

Ka Satgaswil Maluku Densus 88AT Polri Kombes Pol I. Wayan Sukarena mengaku, bahwa sebenarnya di Maluku sudah ada Yayasan yang sejenis dengan apa yang menjadi keinginan komunitas BMB.

“Tapi saya harapakan komunitas BMB ini yang nanti kedepan jika menjadi yayasan agar bisa menjaga hubungan baik dangan yayasan- yayasan sebelumnya,” tandas Wayan.

Dirinya juga sangat mensupport agar kedepan komunitas BMB bisa bersinergi dengan instansi pemerintah terutama TNI & Polri untuk implementasi program kerja yang akan dibuat komunitas ini.

“Saya akan tetap netral untuk melihat semua yayasan sejenis yang ada di Maluku, tidak ada yang di-anak emaskan. Sebab semua sama, keberadaan ysyasan harus bermanfaat bagi pengurus dan anggota serta berdampak bagi orang lain,” harapnya. (NS)

 

 

Views: 11
Facebook
WhatsApp
Email