
AMBON,Nunusaku.id,- Direktorat Binmas Polda Maluku menggelar tatap muka, supervisi dan asistensi dengan Bhabinkamtibmas di Aula Prima Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Jumat (17/1/25).
Kegiatan yang dihadiri 82 personel Bhabinkamtibmas dan Satuan Binmas Polresta Ambon ini dipimpin Direktur Binmas Polda Maluku, Kombes Pol. Hujra Soumena.
Tatap muka ini juga menyikapi perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah hukum Polda Maluku, khususnya Polresta Ambon.
Dirinya menyoroti Sitkamtibmas dan peran Bhabinkamtibmas untuk lakukan deteksi dini. Menelisik kasus terjadinya bentrok antar pemuda di kawasan Tugu Trikora Ambon.
“Menyikapi perkembangan situasi yang ada, agar Bhabinkamtibmas dapat optimalkan tupoksi dan peranan yaitu DDS, Problem solving dan deteksi dini sehingga benar-benar dapat dirasakan kehadirannya ditengah masyarakat,” pintanya.
Ia juga tekankan agar Bhabinkamtibmas wajib hadir bersama stakeholder masyarakat. Apabila ada kejadian sekecil apapun wajib lapor cepat, dan deteksi dini apa penyebabnya.
“Bhabinkamtibmas harus mampu selesaikan dengan cepat setiap masalah yang terjadi serta laporkan ke pimpinan dengan cepat agar pimpinan dapat mengambil keputusan sehingga konflik dapat dilokalisir dan diatasi dengan cepat,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan tugas Bhabinkamtibmas juga harus mampu lakukan inovasi dengan menyesuaikan karakteristik daerah binaan. Jika ada yang membutuhkan dukungan segera melapor secara berjenjang pada Ditbinmas.
“Optimalkan local boy local job karena kita semua anak-anak Maluku harus peduli dengan kondisi daerah kita untuk wujudkan Maluku yang aman dan damai,” pintanya.
Terkait pelaporan Bos V2 Binmas Online yang sudah merupakan target dari Mabes Polri, Kombes Hujra berharap agar setiap pelaksanaan tugas diisi dan dilaporkan sebagai sarana pelaksanaan wasdal tugas bagi pimpinan.
Untuk mendukung program Presiden RI tentang Astacita yaitu program Ketahanan Pangan, para Bhabin juga diharapkan menjadi motor penggerak ketahanan pangan bergizi dengan target satu desa atau kelurahan wajib memiliki satu kebun yang ditanami dengan holtikultura atau bidang pertanian dan peternakan lainnya.
“Bhabinkamtibmas juga harus mampu membantu pemerintah untuk mensukseskan makan bergizi gratis dan penanggulangan stanting, judol, hoax, dan persoalan penyakit masyarakat lainnya,” harapnya. (NS)





