
AMBON,Nunusaku.id,- Dari sejumlah nama yang diumumkan dan dikenalkan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY masuk jajaran pengurus DPP Demokrat periode 2025-2030, terdapat satu dari tiga nama asal Maluku.
Adalah Agust Jovan Latuconsina. Namanya mungkin baru di dunia politik Indonesia, tapi kedekatan dan kesetiaan dengan AHY sedari dunia militer, membawanya terus bersama putra Presiden Indonesia keenam, SBY hingga masuk partai berlambang Bintang Mercy.
Jejak AHY yang pensiun dini dari militer lantaran terjun ke dunia politik sejak 2016 silam, turut diikuti Jovan tiga tahun kemudian atau di awal 2019 yang juga pensiun dini.
AHY yang juga Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu tak tanggung-tanggung memberinya posisi strategis yang dekat dengannya di Ring 1 yaitu Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen).
Sebenarnya, posisi Wasekjen sudah diemban Jovan sejak Maret 2020 saat AHY pertama kali dipercaya jadi Ketum Demokrat, sebelum itu sebagai Deputi Operasi KOGASMA. Artinya, ini kedua kalinya pria berusia 45 tahun kelahiran Yogyakarta itu menempati jabatan tersebut.
Bahkan, saat AHY masih menjadi Menteri ATR/BPN saat kepemimpinan periode kedua Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jovan langsung diamanahi jabatan Staf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Manajemen Internal.
Jabatan yang melekat langsung dengan AHY kemana pun dia bertugas selama di pemerintahan.
Tak heran bila AHY “naik kelas” jadi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sejak 21 Oktober 2024 lalu oleh Presiden Prabowo Subianto, Jovan juga “ngikut” menjadi Staf Khusus Menko.
Yah, AHY dan Jovan memang adalah kawan baik dan sangat dekat, sejak masuk di SMA Taruna Nusantara Magelang dan sama-sama lulus sebagai Angkatan V (tahun 1997).
Lulus dari SMA Taruna Nusantara, keduanya masuk Akademi Militer (Akmil) di tahun yang sama dan lulus tiga tahun kemudian, 2000.
Karier militer profesional di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) dijalaninya Jovan selama 19 tahun hingga pensiun dini dengan pangkat terakhir, Letnan Kolonel (Letkol), sedangkan AHY Mayor.
Selain pengalaman di dunia militer dengan sejumlah posisi strategis, Jovan juga teruji di dunia akademis hingga meraih S2 (MA) dari Nanjing Army Command College dan Universitas Pertahanan (M.Si Han). (NS)





