Jelang Nyepi, Lebaran & Paskah, Legislator PDIP Minta Antisipasi Tingginya Kebutuhan Masyarakat
IMG-20260318-WA0006

AMBON,Nunusaku.id,- Anggota Komisi II DPRD Maluku, Andreas Taborat, meminta pemerintah daerah bersama seluruh elemen mengantisipasi rangkaian hari besar keagamaan yang berlangsung berdekatan pada akhir Maret hingga awal April 2026.

Menurutnya, periode tersebut berpotensi meningkatkan aktivitas dan kebutuhan masyarakat sehingga memerlukan langkah antisipatif dari berbagai pihak.

“Tiga hari raya akan berlangsung berurutan, yakni Hari Raya Nyepi pada 19 Maret, Idul Fitri 21–22 Maret, dan Paskah Kristus pada 3–4 April. Periode ini tentu meningkatkan aktivitas masyarakat sehingga perlu antisipasi yang matang,” ujar Taborat, Selasa (17/3/26).

Ia menjelaskan, sejumlah lembaga seperti BUMN, BUMD, SKPD, serta instansi terkait lainnya telah melakukan persiapan internal guna menghadapi potensi kendala selama periode tersebut.

Taborat juga mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan, termasuk upaya menyiapkan solusi dan memperkuat koordinasi agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar.

“Kami menghargai upaya semua pihak yang telah mulai mengantisipasi berbagai kemungkinan, menyiapkan solusi, serta memperkuat koordinasi agar kegiatan masyarakat tetap berjalan dengan baik,” katanya.

Ia menegaskan, stabilitas harga bahan pokok harus menjadi perhatian utama. Karena itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan diminta melakukan pengawasan harga secara berkala serta siap melaksanakan operasi pasar jika diperlukan.

Selain itu, pengecekan langsung ke pasar tradisional dan modern serta koordinasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota juga perlu diperkuat.

“Kita harus memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Disisi lain, Legislator dapil KKT-MBD itu uga menyoroti pentingnya pasokan listrik yang stabil dari PLN selama periode hari raya.

Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan vital yang mendukung berbagai aktivitas masyarakat, sehingga diharapkan tidak terjadi pemadaman yang dapat mengganggu perayaan hari raya.

“Kami berharap PLN dapat menghindari pemadaman listrik selama periode hari raya serta menindaklanjuti laporan pemadaman yang terjadi di beberapa daerah termasuk Kota Ambon,” ujarnya.

Ia juga meminta agar penyebab pemadaman listrik yang kerap terjadi setiap hari Sabtu dapat segera ditelusuri dan diatasi.

Taborat berharap seluruh persiapan yang dilakukan pemerintah dan instansi terkait dapat menjamin kelancaran aktivitas masyarakat, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta memastikan pelayanan publik tetap optimal selama rangkaian hari raya berlangsung. (NS-01)

Views: 0
Facebook
WhatsApp
Email