
AMBON,Nunusaku.id,- Polda Maluku melalui Satgas Pangan Ditreskrimsus memastikan ketersediaan stok bahan pokok terutama beras dan minyak kelapa di wilayah Maluku dalam kondisi aman dan stabil menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hal ini dipastikan setelah tim Satgas Pangan melakukan pemantauan langsung stok dan harga beras serta minyak kelapa di sejumlah gudang distributor pada Senin (8/12) kemarin.
Kegiatan ini dilakukan secara terpadu bersama Disperindag Maluku, Dinas Ketahanan Pangan Maluku, BPOM Maluku, UPTD Metrologi Legal, Kanwil Kementerian Agama Maluku, dan Badan Kesbangpol Maluku.
Tim melakukan pemeriksaan stok dan harga di tiga titik distributor utama, yaitu CV. Berkat Mulia, CV. Tri Samudra, dan PT. Pinus Merah Abadi.
Menurut AKP Pieter Matahelumual, Kanit I Subdit I/Indagsi yang juga sebagai Katim Tindak Satgas Pangan Daerah, dari hasil pemantauan lapangan, Satgas Pangan temukan stok beras dan minyak kelapa untuk kebutuhan masyarakat menjelang Nataru berada dalam kondisi cukup dan tidak ditemukan indikasi kelangkaan.
Selain itu, untuk harga minyak dan harga beras medium maupun premium produksi yang dijual masih sesuai HET, beras premium & medium yang dijual di beberapa Ritel Modern (Indogrosir, Alfamidi, Indomaret, Hypermart) juga masih esuai HET.
Demikian pula stok pangan pada beberapa distributor besar di Kota Ambon masih terpantau aman hingga selesai Nataru.
“Dari koordinasi bersama para distributor dan hasil pengecekan langsung, kami pastikan stok beras dan minyak kelapa aman untuk kebutuhan Nataru. Harga juga masih mengikuti ketentuan HET,” jelas Pieter.
Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi distribusi bahan pokok agar masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga jelang perayaan keagamaan dan akhir tahun.
Langkah-langkah antisipatif juga akan terus dilakukan untuk mencegah penimbunan atau praktik curang lainnya yang berpotensi merugikan masyarakat.
Pemantauan rutin bahan pokok menjelang Nataru merupakan langkah krusial untuk memastikan stabilitas pasokan pangan di daerah kepulauan seperti Maluku.
Kolaborasi Polda Maluku dengan instansi teknis menunjukkan sinergi yang baik dalam menjaga kepercayaan publik terhadap ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
Dengan kondisi stok aman dan harga mengikuti HET, masyarakat diharapkan bisa menyambut akhir tahun dengan tenang tanpa khawatir lonjakan harga pangan.
Langkah pengawasan yang berkelanjutan tetap diperlukan agar situasi kondusif ini terjaga hingga tahun baru 2026. (NS)

