
AMBON,Nunusaku.id,- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon kembali adakan pasar murah dalam dua hari di dua kecamatan dengan penduduk terbanyak, Nusaniwe dan Sirimau.
Pasar murah dilakukan sebagai langkah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Program ini digelar melalui kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) serta Dinas Perikanan Kota Ambon.
Selain memberikan kemudahan akses bahan pokok, pasar murah ini juga bertujuan menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Dalam pasar murah ini, Pemkot Ambon menyediakan paket sembako bersubsidi dengan harga hanya Rp 55.000 per paket, meski nilai aslinya mencapai Rp 140.000. Setiap paket mendapat subsidi Rp 80.500, sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Paket sembako ini berisi enam komoditas penting, yaitu Telur 1 rak, gula pasir 1 kg, tepung terigu 1 kg, susu kaleng 1 kg, ninyak goreng 1 liter danĀ Margarin 200 gram.
Sebanyak 1.800 paket telah disiapkan untuk dua lokasi berbeda dalam kegiatan ini yaitu area parkir kantor Telkom-Talake Kecamatan Nusaniwe dan depan masjid Mardhotillah Air Besar, Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau.
Tak hanya sembako, DPKP juga hadirkan Gerakan Pangan Murah, dimana warga bisa membeli berbagai bahan pokok seperti sayuran, cabai, bawang, hingga tomat dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Sementara itu, Dinas Perikanan Kota Ambon turut berpartisipasi dengan menjual ikan segar dengan harga yang lebih terjangkau.

Walikota Ambon Bodewin Wattimena, menegaskan, pasar murah ini diperuntukkan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Ia melarang ASN atau warga dengan penghasilan cukup untuk membeli paket sembako bersubsidi.
“Saya tidak mau dengar ada ASN atau warga yang ekonominya cukup ikut beli paket ini. Program ini harus benar-benar membantu masyarakat ekonomi rendah agar mereka bisa penuhi kebutuhan jelang Idulfitri,” ujarnya saat membuka pasar murah di pelataran kantor Telkom Ambon, Senin (17/3).
Sebagai tanda dimulainya kegiatan ini, Walikota secara simbolis menyerahkan kupon belanja pasar murah kepada perwakilan warga yang berhak menerima.
“Kegiatan ini agenda tahunan Pemkot Ambon yang rutin digelar tak hanya menjelang Idulfitri, tetapi juga Natal, dan Tahun Baru guna menjaga ketersediaan serta stabilitas harga bahan pokok,” jelas Bodewin.
Adanya program ini, Pemkot sebut dia, berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga perayaan Idulfitri bisa lebih tenang dan bermakna. (NS-02)





