Isteri Gubernur Maluku Terpilih Apresiasi Event RRM Vol-8
oppo_2

AMBON,Nunusaku.id,- Event tahunan RabuRabu Market (RRM) volume-8 yang digagas Ambon Creative Makers (ACM) kembali digelar, Rabu (4/12/24).

Pasar asyik anak muda yang setiap tahun dilakukan itu, akan stay di Taman Budaya Karang Panjang Ambon selama tiga hari, menghadirkan 69 tenant pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Ambon.

Mulai dari tenant craft khas Maluku dari B’gaya by Efi, kaos anak muda ala Getto Merch, Sketsa Maluku, M’Artwear hingga Pos Kopi.

Spesialnya event RRM vol-8 kali ini, karena turut dikunjungi Ny. Beby Lewerissa, isteri Hendrik Lewerissa, Gubernur Maluku “terpilih” hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) Maluku 27 November 2024.

Sejumlah tenant disambangi beliau. Tak sekedar saling tanya dan diskusi seputar usaha yang dipasarkan, wanita berkacamata yang bakal jadi ketua tim penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Maluku 5 tahun kedepan itu juga borong sejumlah craft, FnB serta clothing atau apparrel.

Ibu Bebi, sapaan akrabnya, pun memuji sekaligus mengapresiasi event yang digagas komunitas anak muda, yang telah berjalan sejak tahun 2019 itu.

Baginya, event RRM vol-8 ini tak saja memberi ruang yang sangat luas bagi anak muda dan pelaku UMKM di Kota Ambon untuk berkembang, tetapi juga membantu perputaran roda ekonomi selama tiga hari.

“Sangat baik dan positif sekali saya nilai. Sebabnya, event ini harus terus berjalan kedepan karena menjadi wadah yang tepat untuk anak muda dalam berwirausaha dan pelaku UMKM dapat perkuat usahanya,” ungkapnya.

Sementara itu, penyelenggara RRM vol-8 dari ACM, Grizzly menyebut, tema RRM “pasar asyik anak muda” lantaran seluruh tenant yang terlibat sebagian besar anak muda. “Jadi memang ini dibikin dari kita untuk kita sendiri,” ujarnya.

Beragam produk dijual 69 tenant, dengan tiga kategori besar yaitu FnB, craft dan juga clothing atau apparrel.

Diakuinya, hal yang membedakan RRM volume 8 dengan sebelumnya karena setiap volume tenantnya makin banyak hadir, makin beragam dan makin seru.

“Yang daftar 149 UMKM tapi lolos hanya 69. Sebab standar kami, usahanya sudah berjalan minimal 6 bulan. Jadi bukan pas event/tidak serius tapi bisa bertahan usai event. Serta harus ada Instagram. Kita ingin giring teman-teman agar juga punya sistem pasaran online, tak saja konvensional, fleksibel,” pungkasnya. (NS)

Views: 11
Facebook
WhatsApp
Email