
AMBON,Nunusaku.id,- IPDA Edwin Richardo Mangare masih komitmen dan konsisten melakukan pembinaan anak jalanan (Anjal) di Ambon lewat rumah singgah sahabat melindungi yang diasuhnya.
Langkah itu sebagai upaya preventif terhadap potensi tindakan kriminal yang terus digalakkan oleh aparat keamanan di Maluku.
Melalui Rumah Singgah Sahabat Melindungi, Kapolsek Manipa itu kembali mengambil langkah nyata dengan mengumpulkan dan membina anak-anak jalanan binaannya di Kota Ambon.
“Kegiatan itu sebagai bentuk komitmen membangun kesadaran hukum, sosial, dan moral di kalangan anak-anak jalanan yang selama ini berada dibawah pembinaan rumah singgah,” tandas Mangare, Minggu (14/9).
Ditegaskan, pentingnya pembinaan berkelanjutan guna menekan angka keterlibatan anak-anak dalam tindakan yang melanggar hukum.
“Kami akan terus mengingatkan anak-anak ini agar tidak terlibat dalam perbuatan yang melanggar hukum maupun norma sosial,” ujar Mangare.
Ia juga secara khusus mengimbau seluruh anak-anak binaan untuk menjaga pergaulan dan menghindari perilaku menyimpang, seperti penyalahgunaan narkotika, minuman keras, hingga menghirup lem aibon.
“Anak-anak harus menjaga kesehatan dan lingkungan pergaulannya. Hindari miras, narkoba, lem aibon, serta pergaulan bebas, karena semua itu bukan hanya merusak masa depan, tapi juga dapat dikenai sanksi pidana,” tegasnya.
Selain fokus pembinaan anak-anak, IPDA Mangare turut mengapresiasi para pengasuh Rumah Singgah yang selama ini setia mengawal proses pembinaan, khususnya saat dirinya tengah bertugas di luar Kota Ambon.
“Dengan segala keterbatasan, para pengasuh tetap semangat membina dan membentuk karakter anak-anak agar menjadi pribadi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Ini adalah kerja kolaboratif semua pihak,” ungkapnya.
Rumah Singgah Sahabat Melindungi sendiri merupakan inisiatif sosial yang digagas IPDA Edwin Mangare sejak beberapa tahun lalu.
Fasilitas ini menjadi tempat perlindungan, pembinaan karakter, serta pembekalan keterampilan bagi anak-anak jalanan agar terhindar dari jeratan kenakalan remaja dan kriminalitas.
“Semoga Rumah Singgah ini terus tumbuh dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, demi masa depan generasi muda yang lebih baik,” harap Mangare. (NS)





