
AMBON,Nunusaku.id,– Pemerintah Kota Ambon terus berupaya menekan laju inflasi di daerah dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara rutin.
Penjabat Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Robby Sapulette menjelaskan, intervensi terhadap harga pangan menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi di kota Ambon, terutama ditengah naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok.
Menurutnya, pelaksanaan gerakan pangan murah (GPM) yang kembali berjalan di awal Oktober ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi, terutama pada komoditas ikan dan beras.
“GPM ini kita laksanakan rutin untuk mengendalikan inflasi. Misalnya, ada ikan-ikan tertentu yang produksinya melimpah, tapi ada juga yang terbatas karena pola konsumsi masyarakat. Sebab itu, kami perlu lakukan intervensi pada komoditas tersebut agar kestabilan harga tetap terjaga,” terangnya di Balaikota Ambon, Selasa (1/10).
Ditegaskan, intervensi tersebut tidak hanya ikan, pihaknya juga melakukan intervensi terhadap kestabilan harga beras agar tidak melonjak signifikan.
“Kami juga melakukan intervensi pada beras agar stabilitas harga dapat terjaga, sehingga masyarakat mampu pertahankan daya beli mereka,” jelas Sapulette.
Untuk itu, melalui GPM, Pemkot Ambon akui Sapulette berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga ketahanan ekonomi daerah.
Intervensi harga melalui kegiatan ini dipandang penting guna menjaga keseimbangan antara ketersediaan pangan dan daya beli masyarakat, terutama di sektor komoditas utama seperti ikan dan beras.
“Dengan adanya langkah ini, pemerintah optimistis mampu mencegah lonjakan harga yang bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (NS-02)



