
AMBON,Nunusaku.id,- Pemilihan Komposisi Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) masa pelayanan 2025-2030 telah tuntas dilaksanakan dalam persidangan ke-39 Sinode GPM sejak pagi hingga malam di Gedung Gereja Maranatha Ambon, Sabtu (25/10).
Perutusan 34 Klasis se-GPM dengan total 279 suara telah menyalurkan hak suaranya secara demokratis dan dalam suasana hangat penuh kekeluargaan.
Pendeta Sacharias Izak Sapulette terpilih duluan sebagai Ketua Umum. Kemudian secara berturut-turut Pendeta Riko Rikumahu pada posisi Wakil Ketua (Waketum) I.
Ada hal menarik terjadi. Dimana Ketua Klasis Kota Ambon itu bersaing ketat dengan Ketua Klasis Masohi yang juga eks Sekretaris Klasis Kota Ambon, Pendeta Adriana Lohy/N. Suara keduanya berselisih tipis, hanya lima (5) suara.
Rikumahu unggul 142 suara berbanding 137 suara dikantongi Lohy. Namun begitu, peserta Sidang Sinode tampak masih mempercayai Pendeta Dana Lohy dengan memberinya 193 suara pada posisi Wakil Ketua II berbanding 39 suara yang diperoleh Pendeta Max Syauta.
Persaingan ketat kemudian terjadi di Sekretaris Umum (Sekum), dengan tiga nama masuk calon yaitu Pendeta Daniel Wattimanela, Pendeta Max Takaria dan Pendeta Rein Tupan.
Setelah lalui proses pemilihan dengan saling kejar-kejaran suara, Pendeta Rein yang juga Ketua Klasis Tanimbar Utara akhirnya unggul dengan memiliki 121 suara, Pendeta Dani 99 suara dan Pendeta Max 59 suara.
Kegagalan Pendeta Max Takaria yang juga mantan Sekretaris Klasis Kota Ambon di persaingan Sekum, tak terjadi di Wakil Sekretaris Umum (Wasekum).
Sebab Takaria sama halnya Pendeta Dana Lohy, masih dipercaya peserta sidang Sinode dengan berhasil meraih 163 suara berbanding 115 suara milik Pendeta Dani Wattimanela.
Struktur MPH Sinode GPM masa pelayanan 2025-2030 menjadi lengkap dengan tambahan dua pelayan perempuan yaitu Pendeta Irene Koljaan danĀ Penatua Prof. Dr. Mathilda Timisela, serta Pendeta Wem Terloid dan Pnt Phill Meno Latumaerissa.
Usai pemilihan yang diikuti penyerahan berita acara dari majelis ketua, forum sidang paripurna kemudian ditutup pimpinan sidang Sinode.
Acara seremonial penutupan dan kebaktian sekaligus jamuan kasih menjadi puncak sidang ke-39 Sinode GPM selama sepekan.
Struktur MPH Sinode GPM dan Majelis Pertimbangan (MP) MPH Sinode yang baru masa pelayanan 2025-2030 akan ditahbiskan dalam Kebaktian sore ini di Gedung Gereja Maranatha. (NS)





