
AMBON,Nunusaku.id,- Seleksi calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) nasional tahun 2026 telah tuntas dilakukan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Ketuntasan itu ditandai dengan pengumuman resmi secara terbuka via live streaming akhir pekan lalu oleh Kepala BPIP Yudian Wahyudi dan jajaran.
Hasilnya, dua siswa terpilih dari Maluku untuk calon Paskibraka tingkat nasional yaitu Louise Adriano Hutasoit di kategori putra dari SMAN 2 Ambon dan Cinzia Christovani Marantika pada kategori putri dari SMA Siwalima Ambon.
Kepala Badan Kesbangpol Maluku, Daniel Indey menyebut, dari Maluku yang ikut seleksi tingkat pusat atau nasional awalnya 12 orang, 6 putra dan 6 Putri. Kemudian 6 orang lolos dan lanjut ke tahap berikut, hingga akhirnya terpilih dua nama itu, Hutasoit dan Marantika
“Keduanya berasal dari Kota Ambon. Hutasoit dari SMAN 2 dan Marantika dari SMA Siwalima,” jelas Indey kepada media di Ambon, Selasa (23/6).
Dirinya menegaskan, keterpilihan dua siswa perwakilan Maluku itu telah melalui proses seleksi yang ketat oleh panitia pusat yaitu BPIP. Sehingga bisa dipastikan hasilnya objektif dan tanpa adanya titipan.
“Seleksi ini saya bisa jamin berjalan murni, tanpa ada kepentingan tertentu maupun titipan. Semua transparan dan dilakukan langsung panitia pusat,” jelasnya.
Menyoal pendampingan pemerintah provinsi Maluku bagi dua calon Paskibraka terpilih, dia mengaku, hal itu hanya sebatas mengantar dan menyerahkan keduanya ke panitia pusat.
Setelah itu semua akses komunikasi diputus hingga proses karantina selesai. Demikian pula akomodasi pulang pergi kedua peserta dari daerah pun tidak difasilitasi Pemprov, melainkan ditangani BPIP.
“Kita doakan mereka berdua sehat dan tetap fokus menjalani seluruh proses hingga penugasan nanti di Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2026. Keduanya harus disiplin dan bikin bangga Maluku,” pungkas Indey. (NS)



