
AMBON,Nunusaku.id,- Provinsi Maluku memasuki usia ke-79 tahun, Senin (19/8/24). Untuk memperingati momen itu, dilakukan upacara yang berlangsung di lapangan Merdeka Ambon.
Upacara dipimpin Penjabat Gubernur Maluku Sadali Ie selaku Inspektur Upacara (Irup). Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Maluku Melky Lohy menjadi komandan upacara, sedangkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Roy Syauta selaku Perwira upacara.
Dandim 1504/Ambon Kolonel Inf Leo Octavianus turut menghadiri upacara. Ada pula Pangdam XV/Pattimura, Kapolda Maluku, Danlantamal IX Ambon, Danlanud Pattimura, Kabinda Maluku, Bupati/Walikota se-Maluku dan undangan lainnya serta TNI-Polri, ASN lingkup Pemprov, siswa SMA di Kota Ambon.
Dalam amanatnya, Penjabat Gubernur Sadali Ie katakan, perayaan HUT Provinsi Maluku tahun ini yang mengambil tema “Lanjutkan perjuangan Pattimura, wujudkan Maluku maju, menuju Indonesia emas” merupakan sebuah pesan inspiratif penuh makna.
Jiwa semangat Kabaresi Kapitan Pattimura adalah semangat pantang menyerah, dan rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara.
“Jiwa bela negara dan martabat bangsa Kabaresi itulah yang harus terus mewarnai perjuangan Pattimura-pattimura muda masa kini, guna menghadirkan Maluku yang berkemajuan dalam karya, karsa dan prestasi,” tandasnya.
Belajar dari kisah perjuangan para pahlawan, kata Sadali, setidaknya ditemukan tiga (3) nilai keteladanan sebagai warisan dari mereka.
Pertama, semangat persatuan dan kesatuan menjadi modal terpenting dalam perjuangan di masa kemerdekaan. Membangun sistem kerja yang terkendali dengan satu garis komando.
Kedua, sikap rela berkorban dan tanpa pamrih adalah sikap mulia dari para pendahulu kita. Mereka tidak segan-segan untuk merelakan tenaga, harta, darah bahkan nyawa demi merebut kemerdekaan.
“Pengorbanan mereka, harus dibalas dengan bekerja keras bagi daerah dan masyarakat Maluku sesuai tugas dan fungsi kita dengan sepenuh hati, walau taruhan-nya itu kurang dihargai orang. Itulah resiko seorang yang berkomitmen dan berani bertanggungjawab atas semua penugasan yang dibebankan ke pundaknya,” jelasnya.
Ketiga, Sadali mengungkapkan rasa cinta tanah air, patriotisme dan mengutamakan kepentingan daerah adalah sikap yang selalu tergambar dalam tindakan pendahulu.
Sikap ini mesti diwariskan dari generasi ke generasi, dalam membangun toleransi hidup orang basudara, sebagaimana slogan hidup : potong di kuku rasa di daging; ale rasa beta rasa; sagu salempeng dipatah dua.
Sadali mengingatkan kembali, bahwa di bulan November 2024 nanti akan dilaksanakan Pilkada serentak di seluruh Indonesia termasuk di provinsi Maluku.
“Saya imbau kepada seluruh ASN untuk mensukseskan agenda dimaksud dengan menjaga netralitas, tidak terlibat politik praktis,” himbaunya.
Usai upacara, dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas menolak judi online oleh Penjabat Gubernur, Pangdam, Kapolda, Danlantamal, Danlanud, dan Forkopimda serta Bupati/Walikota se-Maluku.
Selain itu, Pj Gubernur juga serahkan sejumlah penghargaan, hadiah, bantuan sembako kepada pihak terkait. (NS)



